Psikolog Rejang Lebong ajak pemda berkolaborasi tangani mental anak - ANTARA News Bengkulu
Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Praktisi psikologi yang tergabung dalam Rumah Psikologi Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengajak pemerintah daerah (pemda) setempat berkolaborasi dalam program penguatan kesehatan mental anak di wilayah itu.
Praktisi psikologi Rumah Psikologi Rejang Lebong, Meri Patriani di Rejang Lebong, Senin, mengatakan pihaknya telah beraudiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong untuk menyampaikan masukan dan program kerja sama strategis.
"Rumah Psikologi Rejang Lebong ini sudah berdiri enam tahun dan telah memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang sosial, kesehatan mental, dan pendidikan. Kami melihat banyak persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama terkait dunia pendidikan," kata Meri.
Dia menjelaskan, sejumlah persoalan seperti perundungan (bullying), kekerasan terhadap anak, hingga isu kesehatan mental peserta didik perlu mendapat penanganan serius.
Masa perkembangan anak dan remaja saat ini, kata dia, tidak terlepas dari pengaruh penggunaan telepon seluler serta lingkungan sosial, sehingga memerlukan pendekatan psikologis yang lebih intensif kepada siswa dan orang tua.
Salah satu program yang ditawarkan pihaknya ialah berupa penguatan parenting di sekolah guna meningkatkan pemahaman orang tua dalam mengawasi serta mendampingi kondisi psikologis anak secara tepat.
Selain itu, Rumah Psikologi Rejang Lebong mendorong pemerataan akses layanan kesehatan mental bagi seluruh lapisan masyarakat, mengingat keterbatasan ekonomi kerap menjadi kendala warga mengakses layanan konseling.
Meri juga menyoroti fenomena kenakalan remaja dan geng motor di Rejang Lebong yang dinilainya tidak cukup ditangani melalui penertiban hukum semata, melainkan butuh pendekatan psikologis.
Sementara itu, Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja menyambut baik masukan tersebut dan menyatakan komitmennya dalam mendukung penguatan layanan kesehatan mental, perlindungan anak, serta kualitas pendidikan di daerahnya.
"Persoalan pendidikan dan kesehatan mental merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, orang tua, tenaga profesional, serta seluruh elemen masyarakat," kata Hendri.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.