BPBD Probolinggo distribusikan bantuan air bersih di 19 desa - ANTARA News Jawa Timur
Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur sudah mendistribusikan bantuan air bersih di 19 desa yang tersebar di tujuh kecamatan sejak Juni hingga Agustus 2026.
"Kami mendistribusikan bantuan air bersih sesuai dengan permohonan perangkat desa yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan dan rusaknya jaringan PDAM," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief di kabupaten setempat, Senin.
Menurut dia, belasan desa yang membutuhkan bantuan air bersih tersebut tersebar di Kecamatan Tiris, Banyuanyar, tegalsiwalan, Wonomerto, Leces, Kuripan, dan Kecamatan Tongas.
"Distribusi air bersih merupakan langkah cepat yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sehingga diharapkan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau," tuturnya.
Ia mengatakan pihaknya terus memantau wilayah-wilayah yang mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau dan berupaya memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi melalui pendistribusian air bersih secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.
"Seperti yang terjadi di Desa Sumberkramat, Kecamatan Tongas, warga kesulitan mendapatkan air bersih karena berkurangnya pasokan air bersih akibat sumber mata air di wilayah tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga mengalami krisis air bersih," katanya.
Oemar mengatakan koordinasi dengan pemerintah desa dan relawan kebencanaan terus dilakukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.
“BPBD Kabupaten Probolinggo terus melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan sebagai dasar dalam menentukan prioritas distribusi bantuan air bersih selama musim kemarau berlangsung,” katanya.
Selain itu, pihak TRC BPBD juga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami krisis air bersih akibat kerusakan aliran PDAM seperti yang terjadi di Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan.
"Kami menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak. Bantuan itu menyasar 34 Kepala Keluarga (KK) dengan total 136 jiwa yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih," ujarnya.
Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan serta memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik.
“Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat saat terjadi kondisi darurat maupun kesulitan yang berdampak pada kebutuhan dasar warga. Apabila diperlukan, distribusi air bersih akan terus dilakukan sampai pasokan air kembali normal,” katanya.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.