Prabowo: SMA Garuda pakai kurikulum International Baccalaureate

Prabowo: SMA Garuda pakai kurikulum International Baccalaureate

Jumat, 14 Agustus 2026 14:56 WIB

Image Print

Presiden Prabowo Subianto mengacungkan kepalan tangan saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam sidang tahunan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa selama 21 bulan pemerintahan bekerja, sebanyak 121 kebijakan transformatif telah dijalankan di berbagai sektor untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. ANTARA FOTO/Fauzan/bay/kye

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengatakan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum International Baccalaureate (IB) untuk mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas terbaik di dunia.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat.

"Apa yang membedakan karena SMA ini menggunakan kurikulum internasional, IB, yang sesuai dengan standar tertinggi, sama dengan sekolah-sekolah terbaik di dunia dan kita siapkan mereka untuk masuk ke universitas-universitas yang terbaik di dunia," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan SMA Garuda diperuntukkan anak-anak Indonesia yang memiliki bakat dan kecerdasan istimewa.

Pemerintah telah menyelesaikan pembangunan empat SMA Garuda di Belitung Timur, Bangka Belitung, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; Bulungan, Kalimantan Timur; dan Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan SMA Garuda Transformasi yang kini telah mencapai 42 sekolah di 15 provinsi, terdiri atas 12 sekolah pada 2025 dan tambahan 30 sekolah pada 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memberikan dukungan pendidikan sesuai dengan potensi siswa.

Prabowo menegaskan konsep keadilan dalam pendidikan bukan berarti semua anak mendapatkan perlakuan yang sama, melainkan memperoleh dukungan sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

"Adil itu tidak berarti negara beri semua orang perlakuan yang sama. Adil adalah ketika negara beri dukungan yang sesuai dengan kebutuhan," ujar Prabowo.

Melalui pendidikan dengan standar internasional tersebut, pemerintah juga memperluas kesempatan siswa Indonesia melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri.

Prabowo menambahkan jumlah mahasiswa S1 yang dikirim ke kampus-kampus terbaik dunia melalui Beasiswa Garuda mencapai 416 mahasiswa pada 2025 dan meningkat menjadi 515 mahasiswa pada 2026.

Masih dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto mendorong TNI dan Polri untuk berkompetisi dalam menghadirkan pendidikan terbaik bagi generasi muda melalui pembangunan sekolah menengah atas (SMA) berbasis ketarunaan.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat.

"TNI dan Polri berkompetisi dalam kebaikan, itu yang kita inginkan. Kompetisi baik dalam kebaikan. Kalau saya puji TNI, Kapolri agak resah, kalau saya puji Kapolri, TNI agak resah. Ini yang kita kehendaki, kompetisi yang baik," kata Prabowo.

Presiden menyebut Kementerian Pertahanan kini telah memiliki lima SMA Taruna Nusantara baru yang beroperasi di Cimahi, Jawa Barat; Malang, Jawa Timur; Pagar Alam, Sumatera Selatan; Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur; dan Minahasa, Sulawesi Utara.

Sekolah tersebut melengkapi SMA Taruna Nusantara yang lebih dahulu berdiri di Magelang, Jawa Tengah.

Sementara itu, Polri bersama Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LPKTB) juga telah menyelesaikan pembangunan satu kampus SMA Taruna Bhayangkara.

Prabowo mengatakan keberadaan sekolah-sekolah tersebut diharapkan menciptakan persaingan positif antara TNI dan Polri dalam memberikan pendidikan berkualitas.

Kepala Negara menilai persaingan tersebut justru diperlukan agar kedua institusi terus terpacu meningkatkan prestasi dan kualitas pendidikan yang diberikan kepada para siswa.

"Jadi mereka bersaing dalam kebaikan untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi," kata Presiden.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo: SMA Garuda pakai kurikulum IB, bidik kampus terbaik dunia

Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.