Prabowo pastikan penanganan maksimal bagi korban gempa NTT - ANTARA News Jawa Timur

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah memberikan penanganan maksimal kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengerahkan jajaran terkait dan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar.

"Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal," kata Prabowo melalui akun Instagram @prabowo yang dipantau di Jakarta, Minggu.

Prabowo mengatakan pemerintah menyiapkan 50.000 paket bantuan sembako untuk masyarakat terdampak gempa NTT.

Bantuan tersebut mulai diberangkatkan pada Sabtu (15/8) dan disalurkan secara bertahap ke sejumlah wilayah terdampak.

Presiden juga menginstruksikan kerja sama lintas sektor untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan cepat dan tepat sasaran.

Prabowo menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, serta Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii untuk turun langsung menangani dampak bencana.

Selain itu, pemerintah mengerahkan unsur Perum Bulog, PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk mendukung penanganan di lapangan.

Prabowo menegaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas pemerintah dalam penanganan masa darurat.

"Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini," katanya.

Presiden memastikan pemerintah terus melakukan upaya pemulihan setelah gempa.

"Pemerintah akan terus berupaya yang terbaik untuk memulihkan keadaan," katanya.

Prabowo juga menyampaikan simpati dan doa kepada masyarakat yang terdampak bencana.

"Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT, yang sedang berduka akibat gempa bumi," katanya.

Sebelumnya, gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8).

Berdasarkan pemutakhiran data BNPB hingga Minggu (16/8) pukul 00.00 WIB, sebanyak 9.290 warga masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian.

Konsentrasi pengungsi terbesar berada di Kabupaten Sikka sebanyak 3.356 jiwa dan Kabupaten Manggarai sebanyak 2.078 jiwa.

BNPB juga melaporkan sebanyak 4.925 dari total 50.000 paket sembako bantuan Presiden telah dikirim melalui Maumere dan Labuan Bajo untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah kabupaten terdampak.

Sebanyak 45.075 paket bantuan lainnya akan dikirim secara bertahap sesuai dengan kebutuhan penanganan di lapangan.

Pewarta: Fathur Rochman
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.