Polres Lingga dan petani garap 3,5 hektare lahan untuk jagung pipil
Polres Lingga dan petani garap 3,5 hektare lahan untuk jagung pipil
Kamis, 13 Agustus 2026 19:57 WIB
Proses penanaman benih jagung pipil di Lahan Ketahanan Pangan Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir pada Rabu (12/8/2026). ANTARA/HO-Polres Lingga
Natuna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Lingga, Polda Kepulauan Riau bersama kelompok tani dan Pemerintah Desa Lanjut menggarap lahan seluas 3,5 hektare (ha) untuk ditanami jagung pipil sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Wakapolres Lingga Kompol Efendi dikonfirmasi dari Natuna, Kamis, mengatakan keterlibatan kepolisian dalam penanaman jagung tersebut sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pertanian secara produktif.
Penanaman dilakukan pada Rabu (12/8) di Lahan Ketahanan Pangan Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir.
"Polres Lingga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergisitas bersama pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan," ucapnya.
Wakapolres mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersama-sama mulai dari persiapan lahan hingga penanaman dengan melibatkan pemerintah desa dan kelompok tani.
Dalam proses penanaman, dia melanjutkan, petani dan personel Polres Lingga memanfaatkan alat tanam benih dorong manual atau hand push seed planter (corn seeder) untuk mempercepat pekerjaan sekaligus menghasilkan pola tanam yang lebih teratur.
Dalam kolaborasi itu, Polres Lingga juga memberikan dukungan pupuk dan benih jagung pipil. Benih yang ditanam berjenis NK6172, dengan total jumlah sebanyak 60 kilogram atau empat karung.
Polres Lingga kata dia, juga akan ikut memantau dan memberikan pendampingan, termasuk perkembangan pertumbuhan tanaman, kondisi lahan, serta potensi serangan hama dan penyakit hingga memasuki masa panen.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah desa dan kelompok tani dapat terus berjalan sehingga pengelolaan lahan pertanian menjadi lebih produktif dan program ketahanan pangan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Kegiatan itu bukan hanya tentang menanam dan memanen, akan tetapi bagaimana bersama-sama menjaga keberlanjutan produksi pangan serta memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat," katanya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.