Distrik Mimika Baru bedah rumah warga 128 unit - ANTARA News Papua Tengah

Timika (ANTARA) - Distrik/Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika,Papua Tengah mendapatkan bantuan bedah/perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) sebanyak 128 unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah itu pada 2026.

Kepala Distrik/Camat Mimika Baru Merlin Temorubun di Timika, Kamis, mengatakan bedah rumah atau dikenal sebagai program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

"Dari tim Kementerian juga sudah datang dan bersama-sama dengan kami turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi data penerima di lapangan dan juga telah disetujui dilakukan perbaikan rumah,"ujarnya.

Sebanyak 128 unit rumah yang akan dibedah tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kelurahan Koperapoka, Kelurahan Pasar Sentral, Kelurahan Kwamki Baru dan Kelurahan Sempan.

"Paling banyak itu di Kelurahan Koperapoka dan Kelurahan Pasar Sentral karena saat kami melakukan verifikasi dua kelurahan itu memiliki data yang lengkap," ujarnya.

Ia mengatakan program ini diperuntukkan untuk seluruh masyarakat Mimika Baru khusus warga masyarakat yang masuk kategori tidak mampu.

"Jadi programnya ini merata untuk masyarakat Mimika mulai desil satu hingga desil lima. Bedah rumah ini misalnya rumah warga kami yang tidak mampu ini mengalami kerusakan seperti atap rumahnya bocor dan lain lain, maka melalui program inilah rumah itu diperbaiki," ujarnya.

Pemerintah Distrik Mimika Baru juga telah mengusulkan kurang lebih 400 unit rumah ke Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Mimika untuk di bedah pada tahap berikutnya melalui Program BSPS Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Ia mengatakan Pemerintah Distrik Mimika Baru berkomitmen untuk mendukung seluruh program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang dilaksanakan di tingkat distrik.

"Kami di distrik pada prinsipnya, kami mengkoordinasikan program-program ini baik di Kementerian maupun Pemda di OPD teknis yang dilaksanakan di distrik kami akan selalu menyiapkan data yang dibutuhkan karena dari kementerian itu ketika mereka butuh data untuk menjalankan program itu sangat cepat sehingga kami harus selalu menyiapkan data yang dibutuhkan,"ujarnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini jumlah penduduk baru warga asli Papua yang datang dari wilayah pesisir, pegunungan dan kabupaten lain di Papua dan berdomisili di wilayah Mimika Baru cukup tinggi.

"Warga ini datang dan tinggal bersama keluarga sehingga kadang ada satu rumah terdiri dari beberapa keluarga. Jadi kalau ada yang sudah pindah pasti kami bantu," ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Distrik Mimika Baru dapat bantuan program  bedah rumah 128 unit

Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.