Polres Bangka Tengah dan Kodim 0413/Bangka perkuat koordinasi keamanan - ANTARA News Bangka Belitung
Koba, Babel, (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bangka Tengah, Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Samuel Simanjuntak menegaskan penguatan koordinasi dan komunikasi antara Polri dan TNI menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di daerah.
"Sinergitas antara TNI dan Polri merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan," katanya di Koba, Bangka Tengah, Kamis.
Pernyataan tersebut disampaikan usai kunjungan kerja dan silaturahmi Kapolres Bangka Tengah ke Markas Kodim 0413/Bangka sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kedua institusi dalam mendukung pelaksanaan pengamanan wilayah.
"Kami berkomitmen terus memperkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi agar pelaksanaan tugas di lapangan semakin solid," katanya.
Ia mengatakan koordinasi antara TNI dan Polri diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari konflik sosial, sengketa lahan, aktivitas pertambangan ilegal, hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi terjadi pada musim kemarau.
Menurut dia, koordinasi yang kuat antara TNI dan Polri diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga situasi daerah tetap kondusif.
Ia mengatakan kebersamaan yang terjalin antara kedua institusi menjadi modal penting dalam memberikan rasa aman, nyaman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kami optimistis dengan komunikasi dan kolaborasi yang terus terjaga, TNI dan Polri dapat menjalankan tugas secara lebih solid dalam menjaga keamanan wilayah," ujarnya.
Ia mengatakan hubungan kelembagaan yang selama ini terjalin baik antara Polres Bangka Tengah dan Kodim 0413/Bangka harus terus dijaga untuk menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga keamanan berkelanjutan di Kabupaten Bangka Tengah.
Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.