Polda Papua siapkan 552 personel hadapi potensi tanggap bencana
Polda Papua siapkan 552 personel hadapi potensi tanggap bencana
Jumat, 18 September 2026 12:40 WIB
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Cahyo Sukarnito. ANTARA/HO-Humas Polda Papua
Jayapura (ANTARA) - Kepolisian Daerah Papua menyiapkan 552 personel untuk menghadapi berbagai potensi tanggap bencana di wilayah hukum Polda Papua melalui Operasi Aman Nusa Cartenz II-2026.
Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito di Jayapura, Jumat, mengatakan kesiapan tersebut merupakan langkah antisipasi agar Polri dapat memberikan respons secara cepat dan terukur ketika terjadi bencana.
"Kesiapsiagaan ini menjadi bagian penting dalam memastikan Polri dapat bergerak cepat ketika terjadi bencana, termasuk dalam proses pencarian dan pertolongan, evakuasi, pengamanan lokasi serta pelayanan kepada masyarakat yang terdampak," katanya.
Menurut Cahyo, rencana kontingensi Operasi Aman Nusa Cartenz II-2026 mencakup penanganan berbagai potensi bencana, seperti gempa bumi, tsunami, likuefaksi, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan serta kecelakaan transportasi darat, laut dan udara.
"Untuk itu pelibatan 552 personel tersebut akan disesuaikan dengan jenis, skala dan karakteristik bencana yang terjadi di lapangan," ujarnya.
Dia menjelaskan personel yang disiapkan tergabung dalam sejumlah satuan tugas, antara lain Satgas Pencarian dan Pertolongan, Satgas Pengungsian dan Perlindungan, Satgas Dokkes, Satgas Penyelidikan dan Penyidikan, Satgas Humas serta Satgas Bantuan Operasi.
"Selain itu, kami juga menerapkan pola dukungan antarwilayah melalui rayonisasi sehingga satuan kewilayahan di sekitar lokasi bencana dapat memberikan bantuan personel dan peralatan sesuai kebutuhan," katanya lagi.
Dia menambahkan koordinasi yang dilakukan bersama BPBD, Basarnas atau Basarda, TNI, pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya untuk mendukung pencarian dan pertolongan, evakuasi, pelayanan kesehatan hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
"Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana di lingkungan masing-masing dan tidak panik apabila terjadi keadaan darurat, ikuti arahan petugas di lapangan serta segera laporkan setiap kejadian agar dapat ditangani secara cepat dan tepat," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026