PMI Cianjur distribusikan 10 ribu liter air ke wilayah terdampak kemarau setiap hari - ANTARA News Megapolitan

Cianjur (ANTARA) - Palang Merah Indonesia Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat peningkatan permintaan pendistribusian air ke sejumlah wilayah terdampak kemarau, di mana tercatat setiap hari 10 ribu liter air disalurkan untuk 200 kepala keluarga di titik pendistribusian.

Kepala Markas PMI Cianjur Ajang Fajar Aciana di Cianjur, Jumat, mengatakan selama empat hari terakhir pihaknya telah mendistribusikan lebih dari 50 ribu liter air bersih ke empat kecamatan terdampak di mana dua di antaranya rutin dilakukan.

Dua kecamatan yang rutin dilakukan pendistribusian setiap hari adalah Kecamatan Cikalongkulon dan Haurwangi, karena jarak tempuh dari sumber air ke titik pendistribusian hanya satu hingga dua jam.

"Setiap hari permintaan yang masuk mencapai lima wilayah, namun hanya dua wilayah yang dapat dilayani karena jarak tempuh dan lokasi sumber air dari Perumdam Cianjur yang terletak di pusat kota," katanya.

Setiap hari pihaknya menyiagakan 5-10 orang relawan guna memberikan pelayanan pendistribusian air bersih hingga malam hari untuk wilayah yang mudah dijangkau. Relawan juga meminta masyarakat menyiapkan bak penampungan guna memudahkan pendistribusian.

Seiring tingginya permintaan selama dua hari terakhir, pihaknya berencana menambah jadwal dan lokasi pendistribusian hingga malam, terlebih setelah mendapat bantuan biaya operasional dari PMI Provinsi Jabar.

"Kami sudah melakukan pemetaan dan mitigasi di mana jadwal dan lokasi pendistribusian akan ditambah guna meringankan beban masyarakat terdampak kemarau setelah mendapat tambahan biaya operasional dari PMI Provinsi Jabar," katanya.

Dia menambahkan, setiap permintaan yang masuk tidak dapat dipenuhi seluruhnya karena jarak tempuh dan medan yang sulit dilalui truk tangki, sehingga pihaknya memberikan solusi agar masyarakat menyiapkan tandon air dan bak penampungan yang mudah dijangkau.

"Tidak semua yang mengajukan permohonan dapat dilayani karena akses jalan yang sulit dilalui kendaraan besar jenis truk tangki dengan kapasitas 5 ribu liter, sehingga kami melakukan koordinasi dengan BPBD Cianjur untuk upaya lain," katanya.

Pewarta: Ahmad Fikri
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.