PLN Indonesia Power UBP Bengkulu terapkan "Hari Energi Bersih" - ANTARA News Bengkulu
Kepahiang, Bengkulu (ANTARA) - PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu menerapkan program "Clean Energy Day" atau Hari Energi Bersih setiap hari Jumat guna mendukung pengurangan emisi karbon dan membangun budaya kerja ramah lingkungan.
Assistant Manager Keuangan dan Umum PT PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Pirwan mengatakan program ini melibatkan seluruh pegawai, tenaga alih daya (TAD), tamu, serta pihak lain yang beraktivitas di lingkungan kantor.
"Area kantor ditetapkan steril dari kendaraan berbahan bakar minyak atau BBM setiap hari Jumat. Seluruh insan UBP Bengkulu didorong menggunakan kendaraan non-emisi," kata Pirwan saat dihubungi di Kepahiang, Bengkulu, Jumat.
Dia menjelaskan, opsi transportasi yang dianjurkan mencakup mobil listrik, motor listrik, sepeda listrik, sepeda manual, hingga berjalan kaki. Bagi pegawai yang berdomisili jauh dari area kantor, penggunaan angkutan umum menjadi alternatif utama.
Kendaraan berbahan bakar fosil, kata dia, baik yang akan mengantar atau menjemput pegawai dan tamu hanya diperbolehkan mengakses area luar hingga pos satpam utama. Petugas keamanan disiagakan di pintu masuk untuk mengawasi ketertiban pelaksanaan aturan tersebut.
Menurut dia, untuk mendukung kelancaran program, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu telah menyediakan green parking area atau tempat parkir khusus kendaraan listrik beserta fasilitas pengisian daya (charging station).
Pirwan menambahkan, Clean Energy Day bukan sekadar agenda mingguan, melainkan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran insan perusahaan akan pentingnya menekan emisi dalam aktivitas sehari-hari.
Penerapan program ini diharapkan dapat memperkuat komitmen PLN Indonesia Power UBP Bengkulu dalam mendukung percepatan transisi energi nasional sekaligus mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.