Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Pembuktian Transportasi Umum di Kota Los Angeles

Los Angeles -

Piala Dunia 2026 menjadi ajang pembuktian bagi sistem transportasi umum Los Angeles, Amerika Serikat.

Melalui delapan pertandingan yang digelar di kota tersebut, LA Metro berupaya mengubah anggapan masyarakat bahwa transportasi publik kurang nyaman dibanding kendaraan pribadi.

Melansir Associated Press, Sabtu (11/7/2026) salah satu penumpang, Matthew Smith, memilih menggunakan Metro saat mengajak putranya yang berusia lima tahun menonton laga Piala Dunia awal Juli lalu. Itu menjadi pengalaman pertamanya naik Metro setelah sekitar 10 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepertinya ini sistem transportasi yang berfungsi dengan sangat baik, cukup mengejutkan mengingat reputasinya selama ini," kata Smith.

Pengalaman seperti itu memang ingin dihadirkan LA Metro. Piala Dunia 2026 dijadikan uji coba menuju Olimpiade Los Angeles 2028 yang akan menerapkan konsep no car games, sehingga penonton diharapkan menggunakan transportasi umum dan shuttle bus menuju lokasi pertandingan.

Saat laga Spanyol melawan Austria, hampir 50 ribu perjalanan tercatat di jaringan kereta Metro. Karena belum ada jalur kereta langsung ke SoFi Stadium, Metro mengoperasikan 15 rute shuttle dari sejumlah stasiun utama.

Lebih dari 30 ribu penumpang memanfaatkan layanan tersebut. Meski begitu, LA Metro masih menghadapi tantangan, sebagian warga masih menganggap transportasi umum kurang aman akibat sejumlah kasus kriminal yang pernah terjadi, serta persoalan kebersihan dan keberadaan tunawisma.

Untuk meningkatkan rasa aman, Metro mulai merekrut kepolisian internal yang ditargetkan mulai bertugas penuh pada 2029. Operator transportasi itu juga mencatat angka kriminalitas di jaringan Metro turun 13,6 persen pada Maret 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama Piala Dunia 2026, Metro juga membuka fan zone di sejumlah pusat transit, menghadirkan kartu pembayaran edisi khusus, serta memungkinkan penumpang membayar langsung menggunakan kartu kredit. Langkah itu menarik minat pengguna baru, termasuk Yasmin Cortez.

"Apalagi sekarang harga bensin mahal, saya memang seharusnya naik Metro. Masih banyak tempat yang bisa dijelajahi, dan saya bahkan membeli sepatu baru untuk berjalan kaki," ujar Cortez.

LA Metro terus memperluas jaringan transportasinya menjelang Olimpiade 2028. "Los Angeles adalah kota transportasi umum. Banyak orang mengatakan sebaliknya, padahal kami terus memperluas jaringan dan masyarakat benar-benar menginginkan transportasi umum," ungkap Chief Customer Experience Officer LA Metro, Jennifer Vides.

(upd/ddn)