Penjual Minuman Jadi Putri Duyung Seksi Demi Promosi, Berujung Diselidiki
Jakarta -
Niat menarik perhatian pembeli, pedagang minuman ini malah dikecam habis-habisan. Pasalnya, penjual pria mempromosikan dagangan memakai kostum putri duyung seksi.
Aksi promosi unik yang dilakukan dua pedagang minuman di Malaysia justru berbuntut panjang. Video yang memperlihatkan salah seorang pedagang mengenakan kostum putri duyung saat berjualan viral di media sosial hingga akhirnya diselidiki oleh otoritas keagamaan setempat.
Peristiwa tersebut terjadi di negara bagian Kelantan, Malaysia. Dalam video berdurasi sekitar 25 detik, seorang penjual tampak mengenakan kostum putri duyung berwarna pelangi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, penjual tersebut juga mengenakan atasan menyerupai bikini sambil berlenggak-lenggok di depan lapak minuman untuk menarik perhatian pembeli.
Penjual Minuman Jadi Putri Duyung Seksi Demi Promosi Foto: TikTok/SCMP
Aksi promosi tersebut dengan cepat menyita perhatian netizen. Video itu ditonton ribuan kali dan memicu beragam komentar.
Sejumlah media lokal menyebut penampilan tersebut sebagai tindakan yang tidak pantas karena memperlihatkan seorang pria berpakaian dan berperilaku seperti perempuan.
Viralnya video itu membuat Departemen Urusan Agama Islam Kelantan turun tangan, lapor South Morning China Post (23/2).
Pihak berwenang membuka penyelidikan karena video tersebut diduga direkam di kawasan Pengkalan Chepa, Kelantan.
Dalam keterangannya kepada media lokal Sinar Harian, pihak departemen menegaskan akan memeriksa apakah terdapat pelanggaran terhadap hukum syariah maupun aturan mengenai perilaku di ruang publik.
Mereka mengatakan, "Tindakan yang sesuai akan diambil jika terdapat pelanggaran terhadap hukum syariah atau perilaku yang tidak pantas di tempat umum."
Belakangan ini, banyak pedagang makanan dan minuman di Malaysia memang semakin kreatif mempromosikan dagangannya. Beragam konsep unik hingga penampilan nyentrik kerap dilakukan demi menarik perhatian calon pelanggan dan membuat kontennya ramai di media sosial.
Namun, tidak semua strategi promosi mendapat respons positif. Dalam kasus ini, banyak pengguna media sosial menilai aksi pedagang tersebut telah melewati batas dan dianggap tidak menghormati nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.
Sebagian netizen bahkan menuding aksi tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap ajaran Islam.
"Penyimpangan banget ini mah, mikir aja pria pakai baju wanita seksi, kayak bukan budaya kita," tulis netizen.
"Segitunya banget biar laku dagangan, tapi semua harus punya etika. Udah deh adab itu lebih tinggi dari pada ilmu," tulis netizen lainnya.
(raf/adr)