Pemprov Sumut: Volume usaha koperasi tembus Rp7,47 triliun hingga Juni - ANTARA News Sumatera Utara

Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan bahwa volume usaha koperasi di provinsi ini telah menembus Rp7,47 triliun hingga Juni tahun ini.

"Total volume usaha koperasi di Sumatera Utara secara keseluruhan menembus angka Rp7,47 triliun,” ucap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Sumut Yuliani Siregar dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Kamis.

Capaian ini, lanjut dia, mencerminkan semakin kuatnya peran koperasi dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat Sumut.

Selain mencatatkan volume usaha yang tinggi, koperasi di Sumut juga membukukan akumulasi Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp377,4 miliar.

"Sementara itu, jumlah partisipasi masyarakat dalam gerakan koperasi telah mencapai 1.531.520 orang anggota," katanya.

Data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Sumut mencatat bahwa jumlah koperasi di Sumatera Utara mencapai 17.994 unit, dan tingkat keaktifan kelembagaan telah mencapai 68 persen.

“Angka-angka tersebut menegaskan bahwa gerakan koperasi masih menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Sumatera Utara,” ujarnya.

Pihaknya juga memaparkan perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah terbentuk sebanyak 6.100 unit KDKMP di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Dari jumlah tersebut, di antaranya sebanyak 3.594 gerai masih dalam proses pembangunan, 629 gerai lainnya telah selesai dibangun dan siap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Yuliani, selain pembangunan infrastruktur gerai, sejumlah koperasi desa dan kelurahan telah mulai menjalankan aktivitas usaha.

"Kondisi ini menunjukkan, bahwa KDKMP tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga mulai berkontribusi terhadap perputaran ekonomi di daerah," ujarnya.

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.