Pemprov Papua tekankan keberlanjutan ekonomi kampung melalui program TEKAD
Pemprov Papua tekankan keberlanjutan ekonomi kampung melalui program "TEKAD"
Senin, 19 Oktober 2026 04:38 WIB
Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Budaya, Matias B. Mano saat foto bersama pada kegiatan Koordinasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Provinsi Papua 2026 bertempat Kota Jayapura, Papua, Kamis (15/10) (ANTARA/HO- Pemprov Papua)
Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menekankan pentingnya keberlanjutan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat kampung meskipun masa dukungan program berakhir pada 2027.
Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Budaya, Matias B. Mano, di Jayapura, Jumat, mengatakan pembangunan Papua harus dimulai dari kampung dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki masyarakat.
"Pada Kamis (15/10), kami menggelar pembukaan Rapat Koordinasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Provinsi Papua 2026 di mana hal ini dilakukan untuk mengevaluasi capaian program sekaligus memastikan keberlanjutan penguatan ekonomi masyarakat kampung setelah masa dukungan program berakhir pada 2027," katanya.
Menurut Matias, kampung bukan sekadar wilayah administratif, melainkan pusat kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Papua.
"Oleh karena itu pelaksanaan program TEKAD tidak boleh hanya berorientasi pada kegiatan selama masa dukungan berlangsung, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat setelah program berakhir," ujarnya.
Dia menjelaskan untuk itu pihaknya meminta seluruh perangkat daerah terkait, pemerintah kabupaten, tim koordinasi, hingga fasilitator untuk mengevaluasi capaian program secara objektif serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
"Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan pengetahuan, keterampilan, kelembagaan ekonomi, dan praktik baik yang telah dibangun melalui program TEKAD dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kampung," katanya.
Dia menambahkan pihaknya menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar program yang telah berjalan baik tidak kehilangan arah atau terhenti karena lemahnya pembagian peran maupun ketiadaan dukungan lanjutan.
"Penguatan ekonomi kampung harus sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Papua, yakni mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis atau Papua Cerah," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026