Pemprov Kaltim cari solusi konkret urai ketimpangan sebaran guru - ANTARA News Kalimantan Timur

Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama legislatif daerah tengah mencari solusi konkret guna mengurai persoalan ketimpangan sebaran tenaga pendidik di wilayah tersebut melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim Yuli Firiyani di Samarinda, Kamis, menjelaskan bahwa proses pemindahan dan penempatan ASN dilakukan secara terukur melalui mekanisme perencanaan.

Tahapan ini harus melibatkan perangkat daerah terkait dan Biro Organisasi dengan senantiasa mempertimbangkan ketersediaan dan kebutuhan formasi di setiap wilayah.

Lebih lanjut, Yuli juga mengingatkan bahwa penyelesaian masalah administrasi dan pemerataan ini harus didukung oleh validitas data dari masing-masing ASN.

"Keberadaan database ASN yang akurat menjadi bagian penting dalam perjalanan karier seorang pegawai," tegasnya.

Dalam forum tersebut, berbagai persoalan krusial terkait kendala yang dihadapi para tenaga pendidik mengemuka untuk dicarikan jalan keluarnya.

Persoalan yang dibahas secara mendalam mencakup masalah administrasi kepegawaian, proses pemindahan tugas guru, keterbatasan jam mengajar, hingga masalah belum optimalnya pencatatan data ASN dalam Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) Badan Kepegawaian Negara.

Perwakilan Persatuan Guru Kaltim, Adjirin, menyampaikan aspirasi dan keresahan para pendidik di lapangan. Ia menekankan bahwa persoalan administrasi dan kejelasan penempatan guru harus segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

"Guru membutuhkan kepastian dalam melaksanakan tugas agar dapat bekerja dengan tenang, nyaman, aman, dan terlindungi," ungkap Adjirin.

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.