Pemkot Sorong beri bantuan greenhouse hidroponik untuk petani OAP - ANTARA News Papua Tengah

Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Papua Barat Daya, melalui Dinas Pertanian menyalurkan bantuan lima unit greenhouse hidroponik untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha pertanian bagi petani Orang Asli Papua (OAP).

Kepala Dinas Pertanian Kota Sorong Nelwan Hara di Sorong, Selasa, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah kelompok penerima manfaat yang dinilai dapat mengembangkan usaha hidroponik secara berkelanjutan.

"Lima unit greenhouse hidroponik ini dibagikan secara merata untuk mendukung pengembangan ekonomi jemaat, yayasan, dan kelompok tani binaan Dinas Pertanian," katanya.

Ia menjelaskan satu unit greenhouse hidroponik diberikan kepada Jemaat Zaitun GKI Klafifi, Distrik Sorong Barat, satu unit kepada GPI Jalan Suci Jemaat Horep di Jalan Baru, dan satu unit kepada Yayasan Muslim Alazizah di Malanu, Distrik Sorong Utara.

Sementara itu, dua unit lainnya diserahkan kepada kelompok tani binaan Dinas Pertanian Kota Sorong untuk dikembangkan sebagai bagian dari usaha pertanian kelompok.

Nelwan mengatakan penerima bantuan, khususnya kelompok tani Orang Asli Papua, telah melalui proses identifikasi, verifikasi, dan penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya dipandang sebagai bantuan pemerintah, tetapi menjadi modal pengembangan usaha yang dapat dikelola dan dikembangkan secara bertanggung jawab.

"Kami berharap bantuan ini digunakan sesuai peruntukannya, dirawat dengan baik, serta dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi kelompok dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya," ujar dia.

Menurut dia, pengelolaan greenhouse hidroponik juga membutuhkan kerja sama dan gotong royong antaranggota kelompok, termasuk pencatatan perkembangan usaha agar hasil yang diperoleh dapat menjadi dasar pengembangan usaha berikutnya.

Nelwan menegaskan Dinas Pertanian Kota Sorong tidak hanya melakukan penyaluran bantuan, tetapi juga mendorong pembinaan, pendampingan, dan pengawasan terhadap kelompok penerima manfaat sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan manajemen usaha serta memastikan bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

"Kami mengharapkan dukungan kepala distrik, penyuluh pertanian, petugas teknis, dan seluruh pemangku kepentingan agar program ini berjalan optimal," katanya.

Ia menambahkan pengembangan usaha hidroponik diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi berkelanjutan sehingga manfaat bantuan pemerintah tidak hanya dirasakan oleh penerima saat ini, tetapi juga dapat mendukung pengembangan usaha kelompok pada masa mendatang.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.