Pemkot Jayapura pastikan korban kebakaran dapatkan pelayanan optimal

Pemkot Jayapura pastikan korban kebakaran dapatkan pelayanan optimal

Rabu, 2 September 2026 10:17 WIB

Image Print

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengunjungi korban kebakaran di Kawasan Dok V, Senin (31/8/2016). ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua memastikan para korban kebakaran di kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara mendapatkan pelayanan optimal.

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru di Jayapura, Selasa, mengatakan pihaknya terus melakukan pendataan terhadap korban untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan dan bantuan sesuai kebutuhan.

"Kami akan menyiapkan kebutuhan dasar warga, termasuk makanan siap saji. Data yang sudah ada ini masih data sementara dan akan berkembang terus karena area yang terbakar cukup luas," katanya.

Data sementara Pemerintah Kota Jayapura, 494 kepala keluarga (KK) atau 2.392 jiwa terdampak kebakaran tersebut.

"Kami juga akan memperhatikan kebutuhan mendasar para pengungsi, mulai dari makanan siap saji, air bersih hingga fasilitas sanitasi, termasuk kebutuhan jamban. Kami meminta warga yang terdampak dan belum terdata segera melapor melalui ketua RT masing-masing," ujarnya.

Dia meminta seluruh masyarakat Kota Jayapura meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, mengingat peristiwa seperti itu telah beberapa kali terjadi di wilayah setempat.

"Kami meminta warga memperhatikan penggunaan peralatan memasak, khususnya kompor, serta memastikan sumber api benar-benar aman. Warga juga diminta berhati-hati ketika menggunakan lilin saat terjadi pemadaman listrik guna mencegah kebakaran," katanya.

Pemerintah juga akan mendata dokumen penting milik warga yang ikut terbakar dalam musibah tersebut.

Selain itu, perhatian juga diarahkan kepada anak-anak usia sekolah yang menjadi korban kebakaran.

"Para siswa akan difasilitasi agar mereka memperoleh kelonggaran untuk tidak mengikuti kegiatan sekolah sementara waktu hingga kondisi mereka kembali normal," ujarnya.

Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026