Pemkot: Aspek keamanan dan kenyamanan wisatawan jadi perhatian
Pemkot: Aspek keamanan dan kenyamanan wisatawan jadi perhatian
Sabtu, 19 September 2026 18:07 WIB
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan saat diskusi bersama pengelola parkir di kawasan Alun Alun Kidul Yogyakarta. Jumat (19/9/2026) malam. ANTARA/HO-Dinas Kominfosan Yk.
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menegaskan aspek keamanan, ketertiban dan kenyamanan wisatawan ketika berkunjung ke kota pariwisata ini harus menjadi perhatian bersama.
"Jogja (Yogyakarta) kota pariwisata. Tentu kita harus menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut dia, warga Yogyakarta sebagai tuan rumah harus selalu memberikan pelayanan yang ramah bagi wisatawan, agar betah dan berminat untuk kembali berkunjung ke kota wisata.
"Jangan sampai wisatawan merasa terganggu karena kita sebagai tuan rumah harus selalu memberikan yang terbaik," katanya.
Dia mengatakan, kawasan Alun-Alun Kidul yang jadi bagian dari kawasan Ndalem Keraton Ngayogyakarta merupakan salah satu tujuan wisatawan ketika berkunjung ke Yogyakarta pada sore hingga malam hari.
Oleh karena itu, kata dia, aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di kawasan itu tetap harus memperhatikan ketentuan, kebersihan, ketertiban dan ketenteraman.
Menurut dia, masyarakat maupun pelaku UMKM telah diberikan ruang untuk beraktivitas dan berjualan di kawasan Alkid, namun ruang yang tersedia juga terbatas karena bagian lapangan tidak diperuntukkan sebagai lokasi berjualan.
"Tempat-tempatnya juga sudah penuh. Di Alkid ada lapangan yang tidak boleh digunakan untuk berjualan bagi pelaku usaha. Jadi berjualan hanya bisa dilakukan di pinggiran," katanya.
Sementara itu, menindaklanjuti viral di media sosial terkait adanya pelaku usaha yang mengaku merasa tidak nyaman saat menjalankan aktivitas usahan di kawasan Alkid, Pemkot Yogyakarta akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
"Kami akan coba mengundang pihak-pihak semuanya. Ini tidak hanya berlaku di Alun-Alun Selatan, tetapi semuanya akan kita kondisikan supaya tidak terjadi lagi di tempat-tempat yang lain," katanya.
Pihaknya juga menghimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyebarluaskan sebuah persoalan yang dialami, sebelum mendapatkan informasi dan klarifikasi yang utuh.
"Melihat sesuatu hal itu tidak boleh langsung diviralkan, semuanya harus dikonfirmasi supaya clear. Harapan kami semuanya enak, nyaman, dan tidak ada yang memviralkan sesuatu yang belum tentu semuanya benar," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026