Pemkab Kutim perkuat peran seni tradisi untuk bentengi generasi muda - ANTARA News Kalimantan Timur

Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur terus memperkuat peranan seni tradisi setempat lewat beragam strategi, sebagai langkah membentengi generasi muda di daerah itu dari dampak negatif budaya luar.

"Penguatan kesenian tradisional sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda," ujar Wakil Bupati Kutim Mahyunadi saat Bimbingan Teknis Tata Kelola Lembaga Kesenian Tradisional di Sangatta, Kamis.

Ia menilai kesenian tradisional tidak hanya menjadi warisan budaya yang perlu dilestarikan, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk mengenal nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan seni dan budaya, sehingga seni tradisi tidak berhenti sebagai peninggalan masa lalu, tetapi tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Ia menegaskan perkembangan teknologi dan masuknya berbagai budaya dari luar akibat perkembangan teknologi yang begitu mudah diakses dari gawai, menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan ketertarikan generasi muda terhadap budaya daerah.

Oleh karena itu, pengenalan kesenian tradisional perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, komunitas seni, sanggar, keluarga, dan masyarakat.

Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kesenian juga diharapkan dapat membuka ruang kreativitas sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah.

"Pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial. Diperlukan regenerasi pelaku seni agar berbagai kesenian tradisional tetap memiliki penerus dan mampu bertahan di tengah perkembangan zaman," katanya.

Selain menjaga keberadaan kesenian tradisional, pengembangan seni budaya juga dinilai dapat memperkuat hubungan sosial masyarakat, karena berbagai aktivitas seni menjadi ruang pertemuan berbagai kelompok, sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya yang hidup di Kutim.

Pemerintah Kabupaten Kutim mendorong agar potensi kesenian daerah terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang memberi ruang bagi pelaku seni dan generasi muda untuk berekspresi.

"Kesenian tradisional tidak hanya menjadi bagian dari identitas daerah, tetapi juga menjadi salah satu sarana membangun generasi muda yang mengenal akar budayanya, memiliki karakter, dan mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri mereka," ujar Mahyunadi.

Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.