Pemkab Jayawijaya dorong warga Aroboda Asologaima kembangkan pertanian lokal

Pemkab Jayawijaya dorong warga Aroboda Asologaima kembangkan pertanian lokal

Jumat, 4 September 2026 15:41 WIB

Image Print

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere didampingi Ketua GOW Kabupaten Jayawijaya dan beberapa pimpinan OPD saat melakukan panen raya singkong di Kampung Araboda, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya.ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayawijaya.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong warga Kampung Araboda di Distrik Asologaima untuk mengembangkan pertanian pangan lokal guna menjaga ketahanan pangan daerah.

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere dalam keterangan tertulis di Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat, mengatakan mendorong warga Kampung Araboda, Distrik Asologaima untuk terus mempertahankan tradisi berkebun sebagai bagian penting dari kehidupan dan kebudayaan setempat.

“Kami berharap warga di sini (Aroboda) terus mempertahankan tradisi pertanian dalam mengembangkan tanaman-tanaman pangan lokal baik sebagai sumber makanan tetapi juga meningkatkan perekonomian mereka,” katanya saat menghadiri panen raya singkong di Kampung Araboda, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya.

Dia bersyukur atas ketersediaan tanah yang subur dan hasil pertanian yang melimpah di wilayah Jayawijaya sehingga warga dapat terus mengembangkan produksi pertanian khususnya pangan lokal seperti umbi-umbian.

“Singkong merupakan makanan pokok asli masyarakat Wamena yang menjadi sumber kehidupan secara turun-temurun. Oleh karena itu, tradisi berkebun perlu terus diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujar dia.

Dia mengimbau pemuda di Jayawijaya agar dapat kembali ke kampung untuk mengolah lahan-lahan “tidur”.

“Lahan pertanian yang tersedia dapat menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkarya, membangun kemandirian usaha sekaligus menjaga warisan leluhur,” katanya.

Dia menambahkan kehidupan masyarakat Jayawijaya tidak dapat dipisahkan dari sektor pertanian dan perkebunan.

“Hasil pertanian tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga mendukung pemeliharaan ternak seperti babi dan kebutuhan hidup ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar dia.

Dia mengharapkan kepala kampung, kepala suku, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk bersama-sama menggerakkan warga agar kembali aktif bertani dan berkebun.

“Mari kita pertahankan kebun ini dan terus bertani. Ini kekayaan yang Tuhan berikan kepada kita di Jayawijaya,” katanya.

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026