Pemkab Belitung rancang pembangunan industri tingkatkan pendapatan - ANTARA News Bangka Belitung

Tanjungpandan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merancang pembangunan industri guna menciptakan nilai tambah pendapatan daerah.

"Pembangunan industri dirancang untuk mengubah struktur ekonomi daerah dari sekadar penghasil bahan mentah menjadi pusat pencipta nilai tambah ekonomi bagi daerah," kata Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat di Tanjungpandan, Senin. 

Ia mengatakan rancangan pembangunan industri sudah disusun dalam rancangan pembangunan daerah dan sudah disampaikan ke legislator setempat.

"Kekayaan sumber daya alam adalah modal, tetapi kemampuan menciptakan nilai tambah adalah kekuatan ekonomi yang sebenarnya," kata Bupati Belitung saat menyampaikan Raperda Inisiatif Pembangunan Industri di DPRD Belitung, Senin.

‎Ia menjelaskan arah pembangunan industri daerah selama 20 tahun ke depan berfokus pada peningkatan mata rantai nilai dari berbagai sektor unggulan, seperti pertambangan timah, galian C, perikanan, pertanian, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

‎Menurut dia, ketergantungan pada penjualan bahan mentah tanpa pengolahan tidak lagi cukup untuk menopang kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

‎Ia mencontohkan pada sektor perikanan dan pertanian yang kini didorong tidak sekedar menjual komoditas segar atau mentah, melainkan wajib mentransformasikan melalui modernisasi teknologi, pengolahan, serta pemasaran.

‎"Hasil tangkapan ikan tidak cukup hanya dijual sebagai ikan segar, hasil pertanian tidak berhenti sebagai komoditas tani, dan mineral tidak cukup hanya berhenti sebagai bahan mentah. Kita harus membangun industri pengolahan, keterampilan teknis, penguatan merek, hingga penyerapan pasar," ujarnya.

Ia menyampaikan pembangunan industri Belitung diproyeksikan berbasis pada potensi lokal yang terintegrasi dengan penguatan vokasi tenaga kerja, efisiensi logistik, dan konektivitas pelabuhan. 

‎Langkah ini dirancang untuk menarik investasi sekaligus memperkuat pelaku usaha lokal dengan tetap menjaga daya dukung lingkungan.

Ia menegaskan ukuran keberhasilan Raperda pembangunan industri tidak ditakar dari jumlah pabrik yang berdiri, melainkan dari besaran nilai ekonomi yang tertinggal dan dampak langsung kepada warga Belitung.

‎"Arah kita jelas dari sekadar menjual apa yang kita punya menjadi menciptakan nilai dari apa yang kita punya. Dari daerah penghasil menjadi daerah pengelola, dan akhirnya menjadi daerah yang mengubah potensi menjadi kesejahteraan," katanya.
 

Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.