Pembangkit IPP Tabalong pulih lebih cepat siap perkuat sistem kelistrikan Kalselteng

Pembangkit IPP Tabalong pulih lebih cepat siap perkuat sistem kelistrikan Kalselteng

Rabu, 29 Juli 2026 12:18 WIB

Image Print

Proses perbaikan komponen sistem pelumasan (lubrication system) pada turbin uap salah satu unit PLTU Independent Power Producer (IPP) PT Tanjung Power Indonesia (TPI) yang saat ini telah selesai dan beroperasi kembali. (ANTARA/PLN UID Kalselteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Salah satu unit Pembangkit Listrik Independent Power Producer (IPP) milik PT Tanjung Power Indonesia (TPI) di Kabupaten Tabalong kembali beroperasi penuh pada 28 Juli 2026 pukul 15.00 WITA, setelah berhasil menyelesaikan perbaikan pada sistem pelumasan (lubrication system) pada turbin uap.

"Keberhasilan tersebut menjadi capaian penting karena proses pemulihan unit berhasil diselesaikan dua hari lebih cepat dari target yang telah ditetapkan, sehingga mampu lebih cepat memperkuat Sistem Interkoneksi Kalimantan," kata General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Rabu.

Kembalinya unit pembangkit tersebut menambah pasokan sebesar 100 MW ke Sistem Interkoneksi Kalimantan. Tambahan daya ini menjadi penguatan penting bagi keandalan pasokan listrik sekaligus memberikan ruang yang lebih baik dalam mendukung normalisasi operasi kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

IPP PLTU TPI Tabalong dengan kapasitas 100MW merupakan salah satu dari 3 pembangkit yang mengalami gangguan mba, kita masih memantau progress perbaikan yang PLTU Asam-Asam (54MW) dan IPP PLTU PT SLK (100MW), tentunya dengan masuknya kembali PLTU TPI bisa mengurangi beban padam saat ini mba, khususnya durasi padam yang diharapkan berkurang dari sebelumnya.

Dia, mengatakan beroperasinya kembali IPP Tabalong menjadi perkembangan positif dalam upaya memperkuat kondisi sistem. Menurutnya, tambahan pasokan tersebut menjadi modal penting bagi PLN untuk terus mengoptimalkan pengembalian keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, salah satu unit pembangkit telah kembali beroperasi penuh dan menyuplai daya sebesar 100 MW ke Sistem Interkoneksi Kalimantan. Yang juga patut kita syukuri, proses pemulihan unit ini berhasil diselesaikan dua hari lebih cepat dari target sehingga tambahan pasokan dapat lebih cepat masuk ke system," katanya.

Baca juga: DPRD Kotim kawal komitmen PLN normalkan pasokan listrik Agustus 2026

Tambahan daya ini memberikan penguatan yang sangat berarti bagi kondisi sistem. Namun pihaknya juga memahami bahwa sebagian masyarakat masih terdampak pengaturan operasi.

"Bersama seluruh insan PLN dan mitra kerja di sektor pembangkitan, kami terus melakukan upaya percepatan perbaikan dan kami optimistis kondisi pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah akan berangsur normal kembali," ujar Iwan.

Sejalan dengan semangat Bersama Bergerak, Optimalisasi Pemulihan, PLN terus memperkuat koordinasi lintas fungsi dan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Setiap langkah dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, ketelitian, dan keandalan peralatan agar setiap unit pembangkit dapat kembali beroperasi secara aman dan optimal.

Saat ini tim PLN di unit pembangkitan masih terus bekerja melakukan perbaikan pada beberapa unit pembangkit yang mengalami kendala operasi. Setiap pekerjaan dilakukan secara cermat agar unit-unit tersebut dapat kembali beroperasi dengan aman dan andal.

"Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar setiap ikhtiar ini diberikan kelancaran, sehingga seluruh pembangkit dapat segera kembali beroperasi optimal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman," tambah Iwan.

Selain melakukan percepatan perbaikan di sisi pembangkitan, PLN juga terus memantau kondisi operasi secara menyeluruh serta memperkuat koordinasi dengan seluruh unit terkait. Keberhasilan pemulihan unit IPP TPI Tabalong yang selesai dua hari lebih cepat dari target menjadi momentum positif dalam upaya mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.

PLN bersama seluruh pemangku kepentingan di sektor pembangkitan akan terus mengakselerasi penyelesaian pekerjaan pada unit-unit pembangkit lainnya agar keandalan pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah segera kembali normal.

Baca juga: PLN UIP KLB tinjau pembangunan SUTT 150 kV Pangkalan Bun-PT KLM

Baca juga: PLN bersama warga semarakkan Hari Jadi Palangka Raya

Baca juga: YBM PLN hadir untuk Noor Danah, peduli saling menguatkan

Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.