Pegawai SPBU Mengamuk hingga Menangis ke Gubernur Bali Karena Kelelahan, Pertamina Bakal Atur Waktu Istirahat
Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:55 WIB
Bali, VIVA - Baru-baru ini viral di media sosial terkait potongan video detik-detik seorang pegawai SPBU mengamuk hingga menangis ke Gubernur Bali Bali Wayan Koster.
Baca Juga
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media sosial, insiden itu terjadi di SPBU Pesanggaran, Denpasar, pada Rabu (14/10/2026) tengah malam, saat antrean kendaraan yang mengular untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam video tersebut, Koster yang berada di dekat area pengisian BBM didatangi beberapa pegawai SPBU.
Baca Juga
Satu di antara seorang pegawai perempuan mengungkapkan kelelahan yang dialaminya saat bekerja.
"Iya, saya memang pegawai, tapi saya kecapekan, Pak," ucap pegawai tersebut.
Baca Juga
Bahkan pegawai itu juga menyampaikan bahwa dirinya belum sempat duduk sejak pagi dan belum mendapatkan waktu istirahat.
Ia kemudian meminta Koster merasakan langsung kondisi yang dihadapi petugas di lapangan.
"Coba Bapak di sini, di lapangan bagaimana rasanya?" ucap pegawai tersebut.
Sementara itu, Area Manager Communication Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, Pertamina memahami kondisi di lapangan, terutama terkait peningkatan beban kerja petugas SPBU.
"Pertamina Patra Niaga memahami peningkatan beban kerja petugas SPBU seiring penguatan operasional dan perpanjangan jam layanan. Pertamina terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan pengaturan jam kerja, sistem shift, dan waktu istirahat sesuai ketentuan," jelas Ahad, Kamis (15/10/2026).
Ahad menyebutkan, Pertamina juga telah berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk meminta dukungan personel TNI aktif sebagai operator SPBU. Langkah tersebut ditujukan untuk mengurangi kelelahan petugas sekaligus menjaga keselamatan mereka.
"Dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," tambah dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kronologi dan penyebab kejadian yang melibatkan pegawai SPBU dan Koster, Ahad belum menjawab secara detail.
"Saya masih tinjauan lapangan," kata Ahad.
Warga Kejang saat Antre BBM di SPBU Jembrana Bali
Polisi melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap warga yang kejang dengan membawanya ke rumah sakit saat antre untuk mengisi BBM di salah satu SPBU.
VIVA.co.id
15 Oktober 2026