Paris Semakin Mencekam, WNI Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:03 WIB
Jakarta, VIVA – Gelombang protes di Paris, Prancis semakin mencekam. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Prancis, mengimbau masyarakat Indonesia di Prancis untuk semakin meningkatkan kewaspadaan.
Baca Juga
“KBRI Paris telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah kerja agar senantiasa berhati-hati dan mencermati perkembangan situasi keamanan,” kata Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah di Jakarta, Minggu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski tidak terdapat WNI dalam demonstrasi, KBRI Paris mengimbau agar masyarakat Indonesia di Paris memantau informasi resmi dari otoritas setempat dan menghindari kerumunan demonstrasi.
Baca Juga
Para WNI di Prancis juga diimbau dapat menyesuaikan rencana perjalanan apabila menghadapi penutupan jalan atau pengalihan rute, kata Heni.
Dalam kondisi darurat, WNI di wilayah akreditasi KBRI Paris dapat menghubungi KBRI melalui hotline +33-6-2112-2109, demikian Direktur Pelindungan WNI Kemlu.
Baca Juga
Sebelumnya, aksi protes besar-besaran dilakukan siswa SMA di berbagai kota di Prancis sejak pertengahan September lalu. Mereka menuntut tambahan dana pendidikan serta perbaikan kondisi belajar, jumlah staf pengajar, dan mekanisme seleksi masuk universitas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Para siswa melakukan blokade ke berbagai sekolah dan universitas dalam aksinya. Dalam beberapa kasus, unjuk rasa berubah menjadi kerusuhan.
Sementara itu per Kamis (15/10), 1.260 orang telah ditangkap di wilayah metropolitan Paris sejak dimulainya aksi protes pelajar, dengan 86 persen di antaranya merupakan anak di bawah umur.
Kemlu Ungkap 2 WNI Korban Serangan Bandara Riyadh, Bukan Jemaah Umrah
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) buka sauara terkait dua warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan Bandara Internasional King Khalid, Riyadh Minggu (11/10)
VIVA.co.id
14 Oktober 2026