Pakar: Pergantian Menkeu direspons pasar dengan sentimen positif - ANTARA News Bangka Belitung
Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) Rahma Gafmi menyatakan pergantian kepemimpinan Menteri Keuangan (Menkeu) dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara direspons pasar dengan sentimen yang relatif stabil dan cenderung positif.
Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara umumnya direspons pasar dengan sentimen yang relatif stabil dan cenderung positif, yaitu bisa dikatakan menenangkan, katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.
Menurut dia, Suahasil Nazara memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dari pasar keuangan investor institusional, maupun analis makro. Mengingat posisi sebelumnya sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), keputusan Suahasil dijadikan sebagai Menkeu dipandang sebagai simbol keberlanjutan kebijakan (policy continuity) dibandingkan perombakan radikal.
Transisi dari seorang Wamenkeu yang sudah paham betul dapur pacu fiskal, lanjut dia, membuat pelaku pasar tak mengalami policy shock.
Pasar tahu persis rekam jejak, gaya komunikasi, dan pemahamannya terhadap disiplin fiskal, ujar Rahma.
Lebih lanjut, sentimen utama yang diberikan pasar yaitu kepastian fiskal dan kredibilitas Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Pasar disebut memberikan sentimen pada reassurance (rasa aman) terhadap komitmen penjagaan defisit dan kesehatan APBN. Suahasil sendiri dikenal sebagai teknokrat murni yang sangat ketat mengawal postur fiskal agar tetap resilien di tengah dinamika global.
Rahma mengungkapkan bahwa pasar menyambut baik penunjukan ini karena dianggap dapat menjaga soliditas koordinasi lintas otoritas baik dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), maupun instansi strategis lainnya di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta badan pengelola investasi.
Dalam pernyataan resminya pascapelantikan, Suahasil dikatakan langsung meredam spekulasi liar dengan meminta pelaku pasar melihat transisi ini sebagai kesinambungan manajerial yang fokus pada penjagaan kredibilitas keuangan negara sesuai arahan Presiden.
Secara keseluruhan, pasar memandang pergantian ini sebagai langkah yang mengutamakan kepastian, stabilitas makro, dan terjaganya kepercayaan investor ketimbang perubahan arah angin kebijakan fiskal Indonesia, ungkap dia.
Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.