Padang Pariaman dukung Gerakan Irigasi Bersih jaga ketahanan pangan
Padang Pariaman dukung Gerakan Irigasi Bersih jaga ketahanan pangan
Jumat, 7 Agustus 2026 17:47 WIB
Bupati Padang Pariaman, Sumbar John Kenedy Azis (tengah) bersama pemangku berkepentingan memukul gendang tradisional Minangkabau saat pelaksanaan Gerakan Irigasi Bersih yang digelar Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V di Daerah Irigasi Batang Anai, Nagari Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Jumat. Antara/HO-Diskominfo Padang Pariaman
Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat mendukung pelaksanaan Gerakan Irigasi Bersih yang digelar Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V di Daerah Irigasi Batang Anai, Nagari Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang sebagai upaya menjaga fungsi jaringan irigasi untuk menopang ketahanan pangan.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi daerah kami, terlebih setelah bencana banjir dan longsor yang mengakibatkan sejumlah infrastruktur irigasi mengalami kerusakan," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Sintuak Toboh Gasang, Jumat.
Ia mengatakan kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong tersebut memiliki arti penting bagi daerahnya terutama setelah sejumlah jaringan irigasi mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor.
Ia menyampaikan kelancaran aliran air pada irigasi menentukan produksi pangan khususnya padi sehingga infrastruktur vital itu tidak saja harus dalam kondisi baik namun juga beroperasi optimal dengan tidak terganggu oleh sedimen tanah dan pasir serta tumbuhan liar.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, saya mengucapkan terima kasih kepada BWS Sumatera V yang melaksanakan program ini di Padang Pariaman," katanya.
Ia meminta kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan jaringan irigasi terus meningkat sehingga infrastruktur sumber daya air tetap andal dalam mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Saat ini, lanjutnya Pemkab Padang Pariaman tidak saja mengoptimalkan irigasi yang masih berfungsi namun juga terus berupaya perbaikan sejumlah irigasi lainnya yang rusak akibat bencana.
Ia menyebutkan irigasi di Padang Pariaman masih membutuhkan penanganan agar dapat kembali mengalirkan air ke lahan pertanian masyarakat yaitu di antaranya Lubuk Sikoci dan Padang Laweh.
Oleh karena itu, kata dia pemerintah daerah berharap kerja sama dengan BWS Sumatera V terus diperkuat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur irigasi yang terdampak bencana.
"Kami memohon dukungan BWS Sumatera V agar persoalan irigasi yang terdampak bencana dapat kita tangani bersama. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman siap bersinergi demi memastikan kebutuhan air bagi para petani tetap terjaga," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BWS Sumatera V Reski Wahyudi mengatakan Gerakan Irigasi Bersih dilaksanakan secara serentak oleh Balai Wilayah Sungai di berbagai daerah sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi wujud kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga jaringan irigasi agar tetap berfungsi optimal.
"Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan transparan kepada masyarakat," ujar dia.
Namun, lanjutnya penyelesaian berbagai persoalan sumber daya air tidak bisa dilakukan sendiri sehingga dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.