MSC maknai kemerdekaan pastikan laut beri manfaat berkelanjutan - ANTARA News Megapolitan
Bogor (ANTARA) - Memaknai kemerdekaan salah satunya memastikan kekayaan laut Indonesia tidak hanya dapat dinikmati hari ini tetapi juga tetap memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Program Marine Stewardship Council (MSC) Hirmen Sofyanto kepada ANTARA di Kota Bogor Jawa Barat, Kamis (6/8/2026) terkait makna HUT ke-81 Republik Indonesia.
"Menjaga laut bukan hanya tentang menjaga ikan namun juga menjaga mata pencaharian, ketahanan pangan, ekonomi dan masa depan masyarakat Indonesia," kata Hirmen.
Selain itu, kata dia, memaknai kemerdekaan juga berarti memastikan laut Indonesia tetap sehat dan produktif, sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini dan generasi mendatang.
Kemerdekaan juga berarti menjaga laut agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan dengan kekayaan sumber daya laut yang luar biasa. Bagi masyarakat pesisir dan pelaku perikanan, laut merupakan sumber pangan, mata pencaharian dan penggerak ekonomi.
"Keberlanjutan perikanan bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan ketahanan pangan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat pesisir," katanya.
Di momen HUT ke-81 RI, menurut dia salah satunya bagaimana menjaga laut Indonesia tetap produktif dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Perairan Indonesia memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan keberlanjutan perikanannya
"Indonesia memiliki kekayaan laut yang luar biasa," tegasnya.
Sebagai organisasi global, MSC ingin menjadi bagian dari perjalanan Indonesia tersebut dengan mendukung perikanan untuk meningkatkan keberlanjutan, membangun kapasitas pelaku perikanan dan membuka akses ke pasar global.
"Pada pada saat yang sama juga memperkenalkan pilihan seafood berkelanjutan kepada konsumen Indonesia," katanya.
MSC menurut dia ingin menjadi bagian dari ekosistem yang menghubungkan perikanan yang sehat dengan masyarakat yang sejahtera dan pasar yang menghargai keberlanjutan
Pewarta: Pewarta BPJ
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.