◐

Memanas! Houthi Lancarkan 6 Rudal Balistik ke Arab Saudi, Targetkan Taif dan Yanbu, Begini Kondisi Terkini

Jumat, 25 September 2026 - 00:10 WIB

VIVA –Konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi kembali memanas. Pada Kamis, 24 September 2026, Houthi meluncurkan enam rudal balistik yang menargetkan Taif di bagian selatan Arab Saudi dan Yanbu di pesisir Laut Merah.

Baca Juga

Namun, seluruh rudal tersebut berhasil dicegat oleh Arab Saudi sebelum mencapai sasaran, demikian seperti dilaporkan koalisi yang dipimpin Arab Saudi dalam konflik Yaman. Belum diketahui apakah serangan tersebut menimbulkan kerusakan atau korban jiwa di Taif maupun Yanbu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir laman Reuters, Jumat 25 September 2026, Yanbu merupakan jalur alternatif utama bagi ekspor minyak Arab Saudi. Sebelumnya, peringatan darurat telah dikeluarkan secara luas untuk sejumlah wilayah, termasuk Jeddah dan Kota Suci Mekkah.

Baca Juga

Serangan ke Yanbu terjadi setelah prospek dimulainya kembali ekspor minyak dari terminal tersebut membaik. Sejumlah sumber industri mengatakan Arab Saudi sedang meningkatkan volume pemompaan minyak mentah melalui jaringan pipa East-West. Jalur tersebut ditutup pada 11 September setelah terjadi serangan drone yang oleh Riyadh dituduhkan dilakukan milisi Irak.

Pelabuhan Yanbu menjadi salah satu fasilitas penting bagi ekspor minyak mentah Arab Saudi ketika pengiriman melalui Selat Hormuz terganggu.

Baca Juga

Milisi Houthi Klaim Serang Jazan di Selatan Arab Saudi

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, pada Kamis  mengatakan kelompoknya telah menyerang sejumlah fasilitas militer Arab Saudi di Provinsi Jazan yang berbatasan dengan Yaman. Hingga saat itu, belum ada konfirmasi langsung dari Arab Saudi.

Saree mengatakan Houthi melancarkan serangan menggunakan puluhan rudal balistik dan drone. Sasaran yang disebutnya antara lain ruang operasi, pusat komando dan kendali, serta gudang senjata di Jazan, termasuk lokasi peluncuran rudal dan kamp-kamp militer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertahanan Sipil Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan darurat terkait potensi bahaya di Jazan pada Rabu, tetapi tidak ada peringatan serupa yang dikeluarkan pada Kamis.

Otoritas Pertahanan Sipil juga memperingatkan adanya potensi bahaya di Provinsi Tabuk, wilayah barat laut Arab Saudi yang berbatasan dengan Yordania. Ini menjadi peringatan pertama untuk wilayah tersebut selama eskalasi terbaru antara Arab Saudi dan Houthi yang berlangsung bulan ini.

Halaman Selanjutnya

Selama ini, Houthi lebih banyak melancarkan serangan ke wilayah selatan Arab Saudi. Serangan terhadap Arab Saudi meningkat setelah Houthi mengumumkan blokade laut terhadap kerajaan tersebut pada Juli. Langkah itu membuka medan konflik kedua dalam perang AS-Iran. Houthi juga merebut seluruh wilayah pesisir barat Yaman dalam serangan kilat hampir dua pekan lalu, hingga berhasil mencapai garis pantai Selat Bab el-Mandeb yang strategis di Laut Merah.