◐

Leo/Daniel tambah potensi medali bulu tangkis

Ichinomiya, Jepang (ANTARA) - Cabang olahraga bulu tangkis kembali menambah potensi perolehan medali dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berkat keberhasilan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menembus babak semifinal.

Leo/Daniel melaju ke babak empat besar setelah mengalahkan ganda putra Nguyen Dinh Hoang/Tran Dinh Manh asal Vietnam, dengan dua gim langsung 21-6, 21-10 di Ichinomiya, Jepang, Minggu.

"Di sini kan ada kesempatan, jadi kami tidak mau menyia-nyiakan. Kami tidak mau terulang lagi lah (di Guangzhou), makanya di sini kami maksimalkan kesempatan yang ada dan bisa bermain lebih baik lagi," kata Daniel yang ditemui selepas pertandingan.

Pasangan Leo/Daniel menyebut bahwa catatan tim bulu tangkis pada Asian Games 2022 adalah hasil yang mengecewakan. Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini mereka ingin lebih bersungguh-sungguh. Terlebih mereka sudah lebih dulu berhasil menyabet medali emas dari nomor beregu putra.

Baca juga: Fajar/Fikri komitmen menangkan medali emas ganda putra

Penampilan duo Indonesia tersebut juga sangat meyakinkan pada babak perempat final hari ini.

Pertandingan sehari sebelumnya melawan Pakkapon Teeraratsakul/Peeratchai Sukphun asal Thailand menjadi pembelajaran bagi mereka.

"Pasti jadi pelajaran ya. Sudah unggul (poin) jauh tapi bisa terkejar. Pastinya kami ingin lebih fight, termasuk buat besok dan harus jaga kondisi supaya tidak turun," kata Leo memaparkan.

Dengan keberhasilan Leo/Daniel, maka tim bulu tangkis Indonesia telah mengamankan tiga tiket babak semifinal dan potensi medali perunggu. Kedua nomor lainnya ialah ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

Indonesia juga masih punya dua tunggal putra yang tengah berjuang di babak perempat final, yakni Jonatan Christie dan Alwi Farhan.

Baca juga: Lolos semifinal, ganda campuran Amri/Nita pastikan medali perunggu

Baca juga: Laju Jonatan ke perempat final diuji larutnya jadwal pertandingan

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.