LDII - Dinkes Surabaya berikan layanan cek kesehatan gratis - ANTARA News Jawa Timur

Surabaya (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( DPD LDII) Kota Surabaya bersama Dinas Kesehatan Kota Surabaya serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menggelar cek kesehatan gratis kepada 450 warga di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Sabilurrosyidin, Gayungan, Surabaya.

Wakil Ketua DPD LDII Surabaya Riko Lazuardi dalam keterangannya di Surabaya, Minggu menjelaskan program skrining kesehatan massal ini terbuka secara luas bagi masyarakat tanpa membatasi kelompok usia tertentu.

"Target utama sebenarnya tidak menyasar pada kelompok usia tertentu, tapi kita memang secara umum dari remaja sampai dewasa diharapkan semua bisa terskrining dengan baik. Sehingga, bisa dilakukan tindak lanjut untuk kalau ada masalah kesehatan yang lebih lanjut yang perlu ditindaklanjuti," ujar Riko.

Ia menyebutkan, cek kegiatan gratis hari ini awalnya menyediakan 350 kuota pemeriksaan namun peserta terus berdatangan ikut mendaftar dan memeriksakan diri.

"Peserta cek kesehatan gratis hari ini melebihi kuota yang disediakan. Minat warga cukup besar untuk ikut pemeriksaan kesehatan hari ini hingga di atas 400 peserta,” tuturnya.

Cek Kesehatan Gratis ini sebelumnya juga telah dilaksanakan secara serentak di beberapa DPD LDII kabupaten atau kota se-Jawa Timur. DPD LDII Surabaya baru melaksanakannya hari ini.

Kick off cek kesehatan gratis dilaksanakan pada 13 September 2026 lalu di Gresik, sebagai bagian dari program DPW LDII Jawa Timur,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan ini didukung oleh 17 tenaga kesehatan gabungan dari tiga puskesmas di Surabaya. Penanggung Jawab Cek Kesehatan Gratis Puskesmas Gayungan, Retno Dwi Kurniasari mengatakan fasilitas pemeriksaan yang diberikan mencakup pengukuran antropometri hingga konsultasi medis lanjutan.

"Kami memfasilitasi untuk cek kesehatan gratis meliputi tinggi badan, tensi, dan gula darah. Kami menyediakan untuk konsultasi ke dokter umum jika pasien ini memiliki riwayat hipertensi sama gula darah tinggi," kata Retno.

Ia menambahkan, seluruh hasil pemeriksaan kesehatan seluruh peserta nantinya akan terintegrasi secara digital melalui platform resmi pemerintah.

"Untuk hasilnya dari cek kesehatan gratis ini nanti akan masuk ke aplikasi SatuSehat. Ya, jadi kami mendaftarkan di situ nanti kami akan mengirim rapor, jadi hasilnya nanti akan terkirim ke WA masing-masing pasien tersebut. Jadinya nanti bisa dilihat rapornya tensi, skrining, dan sebagainya untuk masuk ke aplikasi SatuSehat tersebut," kata dia.

Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.