◐

Laris Manis, DMAS Upgrade Target Pra Penjualan 2026 ke Rp2,95 Triliun

AKURAT.CO PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS), pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat, menaikkan target pra-penjualan atau marketing sales 2026 menjadi Rp2,95 triliun. Target tersebut melonjak sekitar 42% dibandingkan sasaran awal tahun sebesar Rp2,08 triliun.

Kenaikan target ini mencerminkan optimisme perseroan terhadap prospek penjualan lahan industri, terutama untuk kebutuhan pusat data atau data center. Permintaan pada segmen tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama DMAS dalam mengevaluasi kinerja penjualan hingga melewati paruh pertama 2026.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Jumat (16/10/2026), perseroan menyatakan keputusan menaikkan target dilakukan setelah mempertimbangkan prospek penjualan serta perkembangan pipeline atau daftar calon transaksi yang tengah dijajaki.

Baca Juga: DMAS Bukukan Pendapatan Rp1,3 Triliun Sepanjang 2025

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto mengatakan, kenaikan target tersebut didukung keyakinan perseroan terhadap daya tarik kawasan industri yang dikembangkan dengan fasilitas dan infrastruktur berstandar internasional.

“Kenaikan target pra-penjualan 2026 ini mencerminkan tingkat kepercayaan diri kami sehubungan adanya fasilitas dan infrastruktur kelas dunia yang kami tawarkan sehingga meningkatnya permintaan lahan industri khususnya pada segmen data center,” ujar Tondy.

Prospek Lahan Industri Jadi Tumpuan

DMAS melihat prospek penjualan sektor industri masih kuat hingga akhir tahun. Perseroan pun optimistis target pra-penjualan yang telah direvisi dapat direalisasikan sesuai rencana. “Kami yakin revisi naik pada target pra-penjualan 2026 ini dapat dicapai dengan baik hingga akhir tahun,” kata Tondy.

Bagi DMAS, lahan industri menjadi kontributor penting dalam penjualan. Perhatian terhadap segmen pusat data juga menunjukkan fokus perseroan pada permintaan lahan yang berasal dari kebutuhan infrastruktur digital.

Meski demikian, target pra-penjualan merupakan sasaran transaksi penjualan yang dibidik perseroan, bukan angka pendapatan yang otomatis dibukukan pada periode yang sama. Realisasi pendapatan tetap bergantung pada proses transaksi dan pengakuan penjualan sesuai ketentuan akuntansi yang berlaku.

Kota Deltamas Dikembangkan di Lahan 3.200 Hektare

DMAS mengembangkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu yang menggabungkan area industri, hunian, dan komersial. Kawasan yang berlokasi di Cikarang Pusat tersebut memiliki luas pengembangan sekitar 3.200 hektare.

Kota Deltamas didukung lokasi strategis di timur Jakarta, akses langsung ke jalan tol, cadangan lahan yang luas, serta fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung kegiatan industri dan kehidupan masyarakat.