Lapas Parigi pastikan pemenuhan hak dasar warga binaan
Lapas Parigi pastikan pemenuhan hak dasar warga binaan
Sabtu, 18 Juli 2026 14:24 WIB
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng Herman Mulawarman meninjau kondisi dapur sehat untuk memastikan penyediaan bahan makanan berkualitas dan sesuai standar di Lapas Parigi. ANTARA/HO-Kanwil Ditjenpas Sulteng
Palu (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi, Sulawesi Tengah, memastikan pemenuhan hak dasar warga binaan pemasyarakatan (WBP), termasuk penyediaan bahan makanan (bama) yang berkualitas dan sesuai standar.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Kelas III Parigi I Wayan Widana di Parigi, Sabtu, mengatakan pihaknya terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dasar, khususnya dalam penyelenggaraan makanan bagi warga binaan.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas bahan makanan, meningkatkan kebersihan dapur, serta memastikan setiap proses pengolahan makanan memenuhi standar yang telah ditetapkan sehingga hak warga binaan dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.
Menurut dia, pengawasan terhadap kualitas bahan makanan, kebersihan dapur, serta proses pengolahan makanan terus diperkuat agar seluruh tahapan penyajian memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Ia mengatakan pihaknya juga akan menindaklanjuti seluruh arahan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah melalui penguatan pengawasan, evaluasi berkala, dan peningkatan kualitas pelayanan makanan bagi warga binaan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah Herman Mulawarman mengatakan pemenuhan hak warga binaan atas makanan yang layak merupakan bagian dari pelayanan dasar pemasyarakatan yang harus dijaga kualitasnya.
“Pelayanan makanan bukan sekadar memenuhi kebutuhan harian, tetapi merupakan bagian dari pemenuhan hak warga binaan. Karena itu, kualitas bahan makanan, kebersihan dapur, dan proses pengolahannya harus terus dijaga sesuai standar. Jangan pernah berkompromi terhadap kualitas pelayanan,” ujarnya.
Dalam kunjungannya ke Lapas Kelas III Parigi, Herman memeriksa secara langsung kondisi ruang pengolahan makanan, penyimpanan bahan baku, peralatan memasak, sanitasi dapur, serta daftar menu siklus 10 hari yang menjadi pedoman penyajian makanan bagi warga binaan.
Ia juga mencicipi hasil olahan makanan guna memastikan kualitas rasa, tingkat kematangan, dan kelayakan konsumsi sebelum didistribusikan kepada warga binaan.
Ia mengapresiasi kondisi dapur Lapas Kelas III Parigi yang dinilainya tertata dengan baik. Menurut dia, kualitas pelayanan tersebut perlu dipertahankan sekaligus terus ditingkatkan melalui evaluasi rutin, inovasi menu, dan pengawasan yang konsisten.
Ia juga menambahkan pihaknya terus memperkuat pengawasan terhadap pelayanan dasar di seluruh unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan di Sulawesi Tengah guna memastikan setiap warga binaan memperoleh layanan yang layak, aman, dan berkualitas.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026