Kylian Mbappe: Ballon d'Or harus kembali ke Real Madrid
Jakarta (ANTARA) - Kylian Mbappe berambisi memenangkan Ballon d'Or 2026 dan membawa penghargaan tersebut kembali ke Real Madrid.
Penyerang asal Prancis itu menjadi salah satu kandidat utama untuk meraih penghargaan individu paling bergengsi tersebut.
"Sebanyak apa pun saya berbicara, hal terpenting bagi saya adalah Ballon d'Or kembali ke Real Madrid. Penghargaan itu harus kembali ke Bernabeu, kepada para penggemar Madrid, untuk membawa kembali kegembiraan kepada semua orang ini. Mereka lebih pantas mendapatkannya daripada siapa pun," kata Mbappe, dikutip dari AS Diario pada Jumat.
Mbappe masuk dalam daftar 30 pemain yang menjadi nominasi Ballon d'Or 2026. Bintang Real Madrid itu bersaing dengan sejumlah pemain top, termasuk winger Barcelona, Lamine Yamal, yang juga masuk dalam jajaran kandidat.
Kapten Timnas Prancis tersebut memiliki modal setelah mencatatkan sejumlah pencapaian dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Daftar nominasi Ballon d'Or 2026: Messi masuk, Ronaldo absen
Mbappe juga menorehkan sejarah di Piala Dunia dengan mencetak gol ke-22 sepanjang kariernya di turnamen tersebut dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Pemain berusia 27 tahun tersebut tidak menampik ambisinya untuk memenangkan Ballon d'Or tahun ini. Ia bahkan merasa 2026 merupakan waktu yang tepat untuk meraih penghargaan tersebut.
"Saya merasa ini adalah tahun yang tepat untuk memenangkannya. Pendukung terbaik saya adalah kaki saya sendiri," ujar Mbappe.
Bila berhasil memenangkan Ballon d'Or 2026, Mbappe akan mengembalikan penghargaan tersebut ke Santiago Bernabeu. Pemain Real Madrid terakhir yang meraihnya adalah Karim Benzema pada 2022.
Bagi Mbappe, penghargaan tersebut juga memiliki arti bagi klub dan para pendukungnya. Ia ingin kesuksesan individu itu menjadi sumber kebanggaan bagi Madridista di seluruh dunia.
Baca juga: Lamine Yamal klaim diri sebagai pemain terbaik dunia, selain Mbappe
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.