◐

KPK Sita Rp 1 Miliar dan 49 Ribu Dolar AS di Kasus KPP Banjarmasin

Liputan6.com, Jakarta - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita uang dalam perkara dugaan pengajuan restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kali ini lembaga antirasuah mengamankan uang senilai Rp 1 miliar dan 49 ribu dolar Amerika Serikat.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan uang tunai tersebut disita setelah tim penyidik melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi bernama Juventius Jaka Purwanto dan Sumargono. Keduanya berstatus sebagai pegawai negeri sipil pajak.

"Penyidik melakukan penyitaan sejumlah uang senilai Rp 1 miliar lebih dan juga dalam bentuk valas senilai 49.000 US dolar," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Penyitaan tersebut, kata Budi, penting dilakukan oleh tim penyidik KPK guna proses pembuktian perkara yang tengah berjalan. Selain itu pengamanan barang bukti uang juga jadi langkah awal KPK dalam memulihkan aset negara.

"Sehingga ujung dari suatu penanganan perkara tidak hanya untuk memberikan efek jera, tapi juga memulihkan uang negara secara maksimal," jelas Budi.

Selain menyita uang, tim penyidik disebut Budi juga memeriksa kedua saksi dengan materi pendalaman terkait proses dan mekanisme pemeriksaan pajak yang dilakukan di KPP Madya Banjarmasin.

Penyidik, kata Budi, juga mendalami soal dugaan penerimaan uang oleh para oknum di KPP Madya Banjarmasin yang berkaitan dengan proses-proses pemeriksaan pajak.

Dalam kesempatan itu Budi juga menjelaskan, tim penyidik sebenarnya memanggil empat saksi dalam pemeriksaan kali ini. Namun hanya Juventius Jaka Purwanto dan Sumargono yang memenuhi panggilan KPK.

Sementara dua saksi lain, Asih Setyo Kuncoro selaku pensiunan ASN pajak dan Jul Seventa Tarigan yang merupalan karyawan Swasta, tidak hadir.

"Untuk dua saksi lainnya, saksi dari pihak swasta dan juga saksi dari apa pihak yang dijen pajak sudah purna tugas atau sudah pensiun. Ini nanti akan dijadwalkan ulang, akan dikoordinasikan oleh penyidik untuk pemeriksaannya," ucapnya.