KPK panggil Kepala Bulog Jateng terkait kasus bansos beras
KPK panggil Kepala Bulog Jateng terkait kasus bansos beras
Kamis, 10 September 2026 15:42 WIB
Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah Sri Muniati (ANTARA/HO-Bulog Jateng)
Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah Sri Muniati dan 37 orang lainnya untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam penyaluran bantuan sosial beras untuk keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Perkara tersebut merupakan pengembangan penyidikan dugaan korupsi dalam penyaluran bantuan sosial beras bagi keluarga penerima manfaat PKH di Kementerian Sosial pada periode 2020-2021.
“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi di Polres Brebes,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Rabu.
Lebih lanjut Budi mengungkapkan bahwa puluhan saksi lainnya tersebut terdiri atas Kepala Dinas Sosial Brebes 2020 Masfuri, Kepala Bidang Bansos Dinsos Brebes 2020 Hasan Basri, ADP, FAT, SUG, dan HM selaku koordinator PKH Brebes 2020, serta pendamping Kecamatan Brebes berinisial MS, MA, LUT, dan GIS.
Kemudian, DK, KOM, DEB, dan WAL selaku pendamping Kecamatan Wanasari, serta pendamping Kecamatan Bulakamba berinisial AW, JAF, SJ, dan MZI.
Berikutnya, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jember Lingga Diputra, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Jember Muhammad Rizqi Fajri, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos PPPA Jember Wiwik Puspa Dewi, serta PIS, TAZ, OTO, dan HYN selaku koordinator PKH Jember 2020.
Selanjutnya, ABD, AHW, SHM, dan ALF selaku pendamping Kecamatan Kalisat, DSP, HG, TOH, dan WAS selaku pendamping Kecamatan Ledokombo, serta LZ, VFM, MUF, dan HKR selaku pendamping Kecamatan Sumberbaru.
Pewarta: Rio Feisal
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.