◐

Konservasi Laut di Pulau Pramuka, Peserta Tanam Mangrove hingga Transplantasi Terumbu Karang |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pelestarian ekosistem pesisir dan laut membutuhkan perhatian terhadap berbagai habitat, mulai dari hutan mangrove, terumbu karang, hingga penyu. Upaya konservasi terhadap ketiga komponen tersebut dilakukan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, melalui kegiatan Laut Lestari & Peduli Negeri 2026 pada 15–16 Oktober 2026.

Kegiatan yang melibatkan PT Rajawali Internasional Grup, PT Rajawali Investasi Grup, AICT Global Indonesia, dan JAB tersebut mencakup penanaman mangrove, transplantasi terumbu karang, konservasi penyu, serta pembersihan pantai. Rangkaian aktivitas ini menyasar pelestarian lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan keterlibatan peserta dalam menjaga ekosistem laut.

Penanaman mangrove menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mendukung kelestarian kawasan pesisir. Sementara itu, transplantasi terumbu karang dan konservasi penyu menjadi kegiatan yang berkaitan dengan perlindungan kehidupan laut.

Selain kegiatan konservasi, peserta melakukan pembersihan pantai di sekitar Pulau Pramuka. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir.

Direktur Utama PT Rajawali Internasional Grup Danil mengatakan, kegiatan konservasi dan sosial tersebut diharapkan dapat berlanjut melalui kerja sama berbagai pihak. Menurut dia, kesinambungan program diperlukan agar manfaatnya tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan selama dua hari.

“Harapan kami, kegiatan Laut Lestari & Peduli Negeri 2026 ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan. Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar dia dalam siaran pers, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan konservasi tersebut juga melibatkan peserta secara langsung dalam berbagai aktivitas lingkungan. Keterlibatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut.

Ketua Pelaksana Laut Lestari & Peduli Negeri 2026 Rifla Faza El Hakim mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan selama dua hari. Program ini mempertemukan unsur dunia usaha dan organisasi sosial dalam kegiatan pelestarian lingkungan serta bantuan bagi masyarakat setempat.

Di luar kegiatan lingkungan, penyelenggara menyalurkan paket sembako kepada para janda di sekitar Pulau Pramuka. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan sosial masyarakat di kawasan pesisir.

Perwakilan AICT Global Indonesia Ayu Mutiara Cahyani turut menyampaikan dukungan terhadap kelanjutan kolaborasi tersebut. Kerja sama antarlembaga diharapkan dapat menghasilkan program lain yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Rangkaian kegiatan juga mencakup penyaluran wakaf Al-Qur'an kepada masyarakat setempat. Penyelenggara berharap kegiatan sosial dan konservasi yang telah dilaksanakan dapat menjadi dasar bagi kerja sama berikutnya.