Klaim akhiri 8 perang, Donald Trump ungkap kesal tak dapat Nobel Perdamaian
Klaim akhiri 8 perang, Donald Trump ungkap kesal tak dapat Nobel Perdamaian
Sabtu, 10 Oktober 2026 14:48 WIB
Presiden AS Donald Trump berangkat dari Gedung Putih menggunakan helikopter bersama mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson (tidak terlihat) sebagai bagian dari kegiatan kampanye pemilihan paruh waktu, di Washington, DC, pada 9 Oktober 2026. ANTARA/Can Hasasu - Anadolu Ageny /pri.
Hamilton, Kanada (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kekesalannya karena Nobel Perdamaian tahun ini diberikan bukan kepada dirinya, tapi kepada "orang liberal yang bekerja untuk PBB".
Ia berkata "tak pernah mendengar sosok tersebut", merujuk kepada hakim Afrika Selatan Navi Pillay, mantan ketua komisi penyidikan PBB yang menyimpulkan Israel melakukan genosida di Jalur Gaza, yang menjadi peraih Nobel Perdamaian 2026.
"Hari ini, mereka memberikan Hadiah Nobel Perdamaian kepada orang yang saya, maupun orang lain, tak pernah dengar sebelumnya. Dia tokoh misterius," kata Trump saat berkampanye untuk Partai Republik di Syracuse, New York, menjelang pemilu 3 November.
"Tetapi, selamat buat dia, deh," kata Trump menambahkan.
Ia kembali mengeklaim telah "menghentikan delapan perang", salah satunya perang antara India dan Pakistan.
Trump lantas menyampaikan kritik kerasnya kepada Komite Nobel serta Norwegia, negara asal Hadiah Nobel.
"Amerika Serikat, yang diwakili saya sebagai presidennya, seharusnya menerima Hadiah Nobel Perdamaian, tetapi saya tidak mendapatkannya. Ini adalah noda yang tak dapat terhapuskan bagi Norwegia," kata dia.
Ia mengeklaim hadiah tersebut "terhinakan selamanya oleh oknum-oknum radikal yang anti-demokrasi dan merupakan musuh peradaban".
Selepas itu, Trump kembali melontarkan kecamannya terhadap Navi Pillay sebagai seseorang yang "tak dikenal siapapun" dan "membenci Israel" melalui platform Truth Social.
Trump sudah berulang kali menegaskan dirinya merupakan tokoh yang paling pantas mendapat Nobel Perdamaian dan terus mengungkapkan kekesalannya karena tidak mendapatkannya hingga saat ini.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Klaim akhiri delapan perang, Trump kesal tak dapat Nobel Perdamaian
Pewarta : Nabil Ihsan
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.