Kisah Cinta Eks PM Malaysia Mahathir & Hasmah, Pasangan Usia 100 Tahun
Jakarta, CNN Indonesia --
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad tak kuasa membendung air mata saat menyaksikan sang istri tercinta Siti Hasmah dikebumikan.
Hasmah meninggal dunia pada Senin (28/9) di usia 100 tahun. Dia dimakamkan di Pemakaman Muslim Presint 20, Putrajaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasmah meninggalkan Mahathir yang kini berusia 101 tahun dan tujuh anak yang terdiri dari empat anak kandung dan tiga anak angkat.
Hasmah lahir pada 12 Juli 1926, sementara Mahathir lahir pada 10 Juli 1925. Mereka sama-sama melampaui usia 100 tahun tapi tentu kisah cinta mereka lebih abadi dari sekedar angka.
Usia dan perjalanan bersama mereka bahkan diakui Asia Records sebagai mantan kepala pemerintahan dan pasangan suami istri pertama yang sama-sama mencapai usia 100 tahun.
[Gambas:Video CNN]
Kisah cinta Hasmah dan Mahathir bermula saat perempuan itu belajar ilmu kedokteran di King Edward VII College of Medicine di Singapura pada 1947. Di sini, dia bertemu Mahathir.
Dua tahun berlalu, dan Hasmah kian dekat dengan Mahathir. Pada suatu waktu, mereka menonton film di bioskop dan pulang ke asrama bersama.
Selama perjalanan pulang, Mahathir memberi tahu ingin mengatakan sesuatu ke Hasmah.
"I love you [aku mencintaimu]," kata Mahathir yang tercatat dalam buku Siti Hasmah: Citra Wanita Dua Zaman, dikutip Bernama.
Hasmah mengenang momen itu sebagai salah satu paling berkesan dalam hubungan mereka.
Dalam salah satu video di kanal YouTube Tun Mahathir pada 2021, Hasmah juga bercerita, sebagaimana muda-mudi lain yang menjalin relasi romantis dan kerap bertengkar, pasangan ini juga mengalaminya.
"Ada kalanya kami bertengkar," kata Hasmah di video itu, dikutip New Straits Times.
Pertengkaran itu tak berlarut, mereka lekas berbaikan dengan pergi makan bersama.
Kehidupan rumah tangga
Hasmah dan Mahathir lalu memutuskan menikah pada 5 Agustus 1956. Beberapa dekade kemudian, meski lanjut usia, kasih sayang mereka tak pernah surut.
Dalam salah satu pernyataan, Mahathir juga pernah menggambarkan bagaimana cinta mereka.
"Kami tak pernah mengatakannya dengan kata-kata. Lebih tepatnya, itu melalui cara kami bersikap satu sama lain," kata dia.
Mahathir juga mengaitkan pernikahan panjang mereka dengan toleransi termasuk belajar sabar.
Seiring berjalannya waktu dan usia yang tak lagi muda, kesehatan juga menjadi kekhawatiran masing-masing.
Dalam sebuah wawancara 2022 dengan program Mak Untuk Malaysia di Sinar Harian, Hasmah membahas soal kesehatan Mahathir.
"Sebagai seorang istri, adalah tanggung jawab saya untuk memantau kesehatan suami saya sebaik mungkin," katanya.
"Yang lebih penting sekarang, saya ingin menemaninya dan akan terus menjaga kesehatannya agar ia tetap sehat," imbuh Hasmah.
Hubungan yang langgeng itu menginspirasi banyak orang di Malaysia termasuk anggota parlemen Muar Syed Saddiq Syed Abdul Rahman dan tunangannya.
(isa/bac)