Kemendikdasmen berhasil pulihkan 71 LKP terdampak bencana Aceh-Sumut - ANTARA News Gorontalo

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil memulihkan sebanyak 71 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) beberapa waktu lalu sebagai upaya penguatan terhadap layanan pendidikan nonformal dan pendidikan vokasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Jumat mengatakan bencana alam yang terjadi di kedua wilayah tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi fisik lembaga, tetapi juga keberlangsungan proses pembelajaran.

“Kalau kita review ke sebelumnya, bencana alam di wilayah Aceh dan Sumut berdampak merusak bangunan dan merendam alat praktik serta menguji keberlangsungan proses belajar di LKP. Namun LKP bukan sekadar fisik bangunan saja yang terkena, melainkan juga ruang harapan bagi anak bangsa untuk meraih keterampilan. Dalam kondisi sulit apapun tentu kita harus tetap memastikan pendidikan bermutu untuk semua, dan Kemendikdasmen menyalurkan bantuan peningkatan mutu sebesar Rp4,18 miliar kepada 71 LKP,” kata Tatang.

Dari 71 LKP penerima bantuan, ia mengatakan sebanyak 49 LKP berada di Provinsi Aceh yakni 21 LKP di Kabupaten Bireuen, 12 LKP di Kabupaten Aceh Tamiang, 10 LKP di Kota Langsa, dan 6 LKP di Kota Lhokseumawe.

Sementara itu di Sumut, pihaknya mencatat terdapat 22 LKP penerima bantuan yakni 17 LKP di Kabupaten Langkat dan 5 LKP di Kabupaten Deli Serdang.

“Penyaluran ini merupakan modal nyata untuk memulihkan sarana belajar, sekaligus memperkuat tata kelola dan menghadirkan kembali media pembelajaran yang adaptif sejalan dengan kebijakan pemerataan mutu dan pendidikan karakter berbasis vokasi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama pimpinan LKP Sakinah, Samsinar mengatakan bantuan Kemendikdasmen membantu lembaganya kembali menjalankan kegiatan kursus bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang tidak dapat melanjutkan pendidikan formal.

Ia menjelaskan LKP Sakinah sebelumnya terdampak banjir pada November 2025 lalu hingga merendam berbagai fasilitas, termasuk mesin jahit dan peralatan tata busana serta kecantikan.

Bantuan tersebut, kata Samsinar, akan digunakan untuk mengganti sarana yang rusak akibat banjir.

Selama ini LKP Sakinah turut membantu anak-anak putus sekolah memperoleh keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha, seperti menjahit dan tata rias pengantin.

Dukungan serupa juga diterima LKP Rita di Kabupaten Langkat, Sumut, yang mengalami banjir hingga kerusakan berbagai sarana pembelajaran. LKP tersebut menerima bantuan Rp50 juta yang akan digunakan untuk mengganti mesin, sekaligus mendukung kegiatan pelatihan bagi masyarakat.

Pimpinan LKP Rita, Dewi Rita mengatakan bantuan tersebut memberikan semangat bagi lembaganya untuk kembali menjalankan kegiatan pembelajaran karena LKP menjadi salah satu jalur bagi masyarakat untuk memperoleh keterampilan dan membangun kemandirian.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen kucurkan Rp4,18 miliar pulihkan 71 LKP di Aceh & Sumut

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.