Jetour T1 Mulai Diproduksi Lokal, Varian Hybrid Jadi Porsi Terbesar
Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:29 WIB
Jakarta, VIVA – Jetour T1 belum lama ini resmi mengaspal di Indonesia, dan SUV bergaya boxy tersebut langsung diproduksi dalam dua pilihan teknologi, yakni mesin bensin dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Menariknya, varian hybrid justru mendapat porsi produksi lebih besar dibanding model bermesin konvensional.
Baca Juga
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) yang dilihat VIVA Otomotif Sabtu 11 Juli 2026, produksi perdana Jetour T1 pada Juni 2026 mencapai 153 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 97 unit merupakan Jetour T1 i-DM, sedangkan varian bermesin bensin hanya diproduksi sebanyak 56 unit.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Artinya, sekitar 63 persen produksi awal Jetour T1 di Indonesia berasal dari varian PHEV. Komposisi tersebut menunjukkan Jetour menyiapkan pasokan lebih besar untuk model elektrifikasi, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin.
Baca Juga
Data produksi tersebut sejalan dengan respons pasar setelah Jetour T1 resmi diperkenalkan pada Juni lalu. PT Jetour Motor Indonesia mengungkapkan, sekitar satu bulan setelah peluncuran, sebanyak 800 konsumen telah memanfaatkan penawaran khusus yang diberikan kepada 1.000 pembeli pertama.
"Mayoritas pemesanan saat ini berasal dari varian T1 i-DM, yang menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)," ujar Sales Director PT Jetour Motor Indonesia, Michael Budihardja.
Baca Juga
Ia menjelaskan, tingginya minat terhadap T1 i-DM menunjukkan konsumen mulai melirik teknologi PHEV sebagai solusi mobilitas yang efisien tanpa menghilangkan fleksibilitas saat digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jetour T1 i-DM mengusung mesin ACTECO 1.5 TGDI yang dipadukan dengan motor listrik, transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT), serta baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh. Pabrikan mengklaim SUV tersebut mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC.
Sementara itu, Jetour T1 versi mesin bensin ditawarkan dengan harga spesial Rp388 juta on the road Jakarta untuk 1.000 konsumen pertama. Adapun Jetour T1 i-DM dibanderol Rp538 juta, sebelum nantinya naik menjadi Rp408 juta untuk varian bensin dan Rp558 juta untuk varian PHEV setelah kuota promo berakhir.
Mulai Berlaku di Eropa, Mobil Baru Kini Wajib Pasang Kamera yang Awasi Pengemudi
Setiap mobil baru yang dijual di negara-negara anggota Uni Eropa, mulai 7 Juli 2026 harus memiliki kamera canggih yang mampu mendeteksi kondisi pengemudi.
VIVA.co.id
10 Juli 2026