IPB University hadirkan SPKLU di kawasan kampus dukung ekosistem kendaraan listrik - ANTARA News Megapolitan
Bogor (ANTARA) - IPB University berkolaborasi dengan PLN dan PT PUI hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Bank BNI Kampus Dramaga Kabupaten Bogor untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik.
“Kami berharap fasilitas SPKLU ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi langkah nyata menuju ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata Wakil Rektor IPB University Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni, Prof Iskandar Z Siregar dalam keterangannya yang diterima di Bogor, Rabu.
SPKLU itu dilengkapi dengan dua unit DC ultra fast charging dengan kapasitas masing-masing 120 kW. Dengan demikian memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik berlangsung lebih cepat sehingga dapat menunjang mobilitas sivitas akademika maupun masyarakat yang melintas di kawasan Dramaga.
Prof Iskandar mengapresiasi atas upaya untuk menyiapkan infrastruktur di dalam kampus untuk kemudahan kita beroperasi.
"Setiap titik di IPB kita pikirkan bagaimana bisa bermanfaat, terutama karena resident time mahasiswa, dosen, dan pegawai di kampus cukup lama,” jelasnya.
Ia menegaskan kehadiran SPKLU juga menjadi bagian dari komitmen IPB University dalam implementasi green campus dan pengembangan kampus sebagai living laboratory.
Perwakilan PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar mengatakan pengisian daya satu kendaraan di SPKLU ini dapat dilakukan sekitar 30–40 menit, bergantung pada kondisi kendaraan dan baterai.
“Kehadiran SPKLU di sini sangat membantu, terutama karena dari arah Bogor Kota menuju Leuwiliang belum banyak tersedia stasiun pengisian kendaraan listrik,” jelasnya.
Mewakili PT Usaha Cuan Indonesia, Stephen Setiawan, menambahkan, perangkat ini juga dilengkapi sistem proteksi untuk meningkatkan keamanan dan keandalan pengisian daya.
Pewarta: Syarif Abdullah
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.