◐

Indonesia gagalkan ambisi China kawinkan gelar bulu tangkis beregu

Indonesia gagalkan ambisi China kawinkan gelar bulu tangkis beregu

Jumat, 25 September 2026 01:22 WIB

Image Print

Sejumlah pebulu tangkis putra Indonesia mengerubungi rekan mereka, Moh. Zaki Ubaidillah (tengah) usai mengalahkan pebulu tangkis tunggal putra China Weng Hongyang pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Ubaidillah menang 2 gim langsung dengan skor 23-21, 21-13 sekaligus memastikan Indonesia meraih medali emas setelah unggul 3-2 dari keseluruhan lima pertandingan. ANTARA FOTO/Fauzan/app/bar

Ichinomiya, Jepang (ANTARA) - Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia sukses meraih medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026, setelah mengalahkan tim China pada babak final Ichinomiya, Aichi, Jepang, Kamis.

Hasil membanggakan tersebut tak terlepas dari peran tunggal putra, Mohammad Zaki Ubaidillah, yang menuntaskan partai kelima dengan kemenangan 23-21, 21-13 atas wakil China Weng Hongyang.

"Pastinya sangat senang dan bangga juga, alhamdulillah bisa diberi kemenangan tanpa cedera juga. Sempat tertinggal 0-2, tapi tidak mau memikirkan yang negatif terlebih dulu," kata Ubaidillah selepas pertandingan.

Pada babak final yang berlangsung selama total enam jam tersebut, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu menutup perjuangan beregu putra Indonesia dengan manis.

Kemenangan Indonesia di nomor beregu putra tersebut sekaligus menggagalkan ambisi China untuk mengawinkan gelar dari bulu tangkis nomor beregu Asian Games 2026, setelah menyabet medali emas dari nomor beregu putri.

Ubed mengaku tak merasa tertekan karena tampil pada partai terakhir dan menjadi penentu nasib beregu putra Indonesia. Tekanan tersebut berhasil ia atasi dan mampu bermain dengan baik.

Ubed menampilkan kematangan mental yang apik dari seorang atlet. Sejak awal gim pertama ia bermain tanpa beban dan bisa mengatasi perlawanan Weng.

Sedangkan Weng terlihat tidak tenang, membuatnya berulang kali menciptakan kesalahan sendiri.

"Kalau ketegangan pasti ada, awal-awal sempat tegang juga. Saya terus meyakinkan diri sendiri untuk tetap tenang di lapangan, pelatih juga memberikan keyakinan buat saya," ungkap Ubed.
Baca juga: Tujuh wakil Indonesia siap berlaga dalam 16 besar Japan Open 2024
Baca juga: RSUP Sardjito tunggu keluarga terkait pemulangan jenazah Zhang Zhi Jie

Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.