Gubernur Lampung sebut POC-PM AAS naikkan produksi padi hingga 4 juta ton per tahun
Gubernur Lampung sebut POC-PM AAS naikkan produksi padi hingga 4 juta ton per tahun
Kamis, 20 Agustus 2026 21:13 WIB
Panen sawah hasil penerapan Program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM AAS) di Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (20/8/2026). ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan kolaborasi penerapan Program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM AAS) dan Pupuk Organik Cair (POC) dapat meningkatkan total produksi pertanian di daerahnya hingga empat juta ton gabah kering giling (GKG) per tahun.
"Kita patut bersyukur penerapan PM AAS yang dilakukan di Lampung Tengah ini sudah dipanen dan berhasil. Bahkan ubinan hasilnya luar biasa dapat mencapai 11,2 ton per hektare," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, di Lampung Tengah, Kamis.
Ia mengatakan dengan keberhasilan itu Pemerintah Provinsi Lampung akan mengintensifkan PM AAS, agar makin banyak petani Lampung yang menerapkan program tersebut.
"Provinsi Lampung dapat target pelaksanaan PM AAS sebanyak 35.100 hektare, dan dengan makin banyak petani menerapkan ini ditambah dengan penggunaan pupuk organik cair, selain target PM AAS bisa tercapai juga bisa meningkatkan produksi Lampung," katanya.
Dia mengatakan Provinsi Lampung memiliki target total produksi padi tahun ini sebesar 3,5 juta ton GKG, akan tetapi dengan adanya kolaborasi program PM AAS dengan pupuk organik cair bisa meningkatkan produksi lebih dari target yang ditetapkan.
"Targetnya tahun ini memang 3,5 juta ton GKG. Dan tentunya adanya PM AAS dan pupuk organik cair diharapkan dan optimis bisa lebih banyak lagi produksi sampai empat juta ton GKG, serta indeks pertanaman juga naik di akhir tahun," ujar dia lagi.
Menurut dia, adanya hasil nyata produksi lahan pertanian sampai dua kali lipat dari biasanya dengan penerapan PM AAS dan pupuk organik, dapat meningkatkan kesejahteraan petani di wilayahnya.
"Tentunya kami sadar kalau ini bisa panen dua kali lipat dari produksi normal, maka petani kita lebih sejahtera. Kami akan fokus dan bantu Kementerian Pertanian agar target 35.100 hektare ini bisa tercapai," katanya pula.
Dia menjelaskan Pemerintah Provinsi Lampung akan membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan swasembada pangan agar terjaga dengan memastikan pengairan, meningkatkan indeks pertanaman, serta meningkatkan sarana prasarana pertanian bagi petani.
"Dengan adanya kolaborasi antara program pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani," ujar dia lagi.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.