Gubernur Kaltara Tegaskan Jabatan ASN Bukan Ajang Gagah-gagahan |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG SELOR, – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang menegaskan bahwa jabatan yang diemban aparatur sipil negara (ASN) bukanlah ajang gagah-gagahan atau panggung status sosial. Penegasan ini disampaikan usai melantik 39 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Kamis.
Gubernur Zainal menyatakan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dibuktikan di hadapan masyarakat. “Jabatan bukan panggung administrasi atau ajang gagah-gagahan status sosial, melainkan amanah besar yang harus dibuktikan di hadapan masyarakat,” ujarnya.
Sebanyak 39 pejabat fungsional resmi dilantik dengan rincian satu orang melalui jalur pengangkatan pertama, 29 orang melalui perpindahan dari jabatan lain, dan sembilan orang melalui mekanisme penyesuaian atau inpassing.
Butuh Aparatur Responsif dan Berintegritas
Dalam arahannya, Gubernur Zainal menekankan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan membutuhkan aparatur yang responsif, inovatif, dan berintegritas tinggi. Ia menilai birokrasi yang kuat tidak akan tercipta jika pegawai masih bekerja secara terkotak-kotak.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh ASN di Kaltara meruntuhkan sekat ego sektoral dan memperkuat kolaborasi antar perangkat daerah. “Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan, jangan memberi ruang terhadap praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, dan jangan pernah mengorbankan prinsip hanya demi kepentingan sesaat,” tegasnya.
Profesionalisme dan Inovasi Pelayanan Publik
Untuk mewujudkan Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan sebagai beranda depan NKRI, Gubernur menegaskan perlunya kerja ekstra dan kekompakan tim. Menurutnya, profesionalisme ASN tidak hanya diukur dari penguasaan teknis, tetapi juga dari keberanian berinovasi dan kepedulian terhadap pelayanan publik.
Gubernur Zainal berharap momentum pelantikan ini dapat menjadi titik tolak semangat dan energi baru untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Bekerjalah secara profesional dan harus selalu berinovasi serta lakukan kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat,” pesannya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara