Gubernur Gorontalo dorong publikasi program nasional untuk masyarakat - ANTARA News Gorontalo

Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta seluruh instansi vertikal dan satuan kerja pemerintah pusat di daerah memaksimalkan publikasi program nasional agar manfaat anggaran pemerintah dapat diketahui masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi.

Hal itu disampaikan ia dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) yang membahas pelaksanaan program nasional di Ruang Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo di Gorontalo, Kamis.

Gusnar mengatakan publikasi program pemerintah melalui berbagai media penting untuk memastikan masyarakat mengetahui layanan dan dukungan anggaran yang telah disiapkan pemerintah.

Menurut dia, setiap kantor wilayah dan satuan kerja perlu memaksimalkan fungsi hubungan masyarakat dalam menyampaikan informasi program kepada publik sebagai bagian dari keterbukaan informasi.

"Rakyat menunggu hasil rapat ini. Semua bisa jadi berita, termasuk alokasi yang disiapkan pemerintah untuk anggaran transportasi tol laut Sabuk Nusantara dengan harga tiket Rp35 ribu. Ini rakyat tidak tahu, padahal kita sudah bekerja," katanya menegaskan. 

Ia mencontohkan dukungan pemerintah terhadap layanan angkutan laut perintis pangkalan Gorontalo dan Kwandang yang dapat membantu mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi barang antardaerah.

Pada 2026, total anggaran yang dialokasikan untuk layanan angkutan laut perintis di Provinsi Gorontalo mencapai Rp62,2 miliar.

Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung layanan empat kapal, yakni KM Sabuk Nusantara 97, KM Sabuk Nusantara 83, KM Sabuk Nusantara 76, dan KM Daraki.

Gusnar menilai informasi mengenai dukungan anggaran dan layanan publik perlu disampaikan secara masif karena program pemerintah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga memiliki dampak terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.

Ketersediaan angkutan laut perintis, kata dia, dapat membuka akses masyarakat terhadap transportasi sekaligus mendukung kelancaran distribusi kebutuhan pokok dan hasil produksi sehingga aktivitas ekonomi di wilayah layanan dapat bergerak.

"Oleh karena itu manfaatkan semua media. Jangan kalau ada wartawan kita justru menghindar, mereka perlu data dan rakyat butuh informasi program yang akan dan telah dilaksanakan pemerintah," katanya.

Ia berharap keterbukaan informasi mengenai program nasional di daerah dapat memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus memastikan manfaat kebijakan dan belanja pemerintah benar-benar diketahui oleh masyarakat.

Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.