GSS dan Nyamas hadirkan

Padang (ANTARA) - Gerakan Sumatera Survive (GSS) Batch 4 berkolaborasi dengan Nyamas Batch 3 menggelar kegiatan kemanusiaan bertajuk “Melukis Senyum, Merajut Harapan: Sinergi Bersama Pulihkan Sumatera” di Hunian Sementara (HUNTARA) Padang, Sabtu (11/7).

"Kami percaya satu langkah kecil bisa menghadirkan sejuta senyum dan harapan untuk Sumatera," ujar koordinator kegiatan, Juyen Vilirusia saat menjelaskan misi para relawan untuk menghadirkan kebahagiaan sederhana yang bermakna bagi anak-anak di pengungsian.

Anak-anak yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut merupakan warga penyintas bencana hidrometeorologi ekstrem.

Wilayah Sumatra Barat, termasuk Kota Padang, sebelumnya dilanda rangkaian banjir besar, banjir bandang (galodo), dan tanah longsor dipicu oleh fenomena cuaca langka Siklon Tropis Senyar.

Kerusakan infrastruktur serta tempat tinggal yang masif memaksa ratusan keluarga harus bertahan di fasilitas hunian sementara dalam beberapa bulan terakhir.

Acara yang didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (KemenPPPA) serta berkolaborasi dengan Kementerian Sosial Masyarakat ini bertujuan menciptakan ruang aman sekaligus menyenangkan bagi anak-anak terdampak bencana.

Melalui program ini, penyelenggara berkomitmen menumbuhkan kembali semangat, kreativitas, dan rasa kepedulian sosial di lingkungan HUNTARA.

Beragam kegiatan edukatif dan rekreatif dihadirkan untuk menghibur para peserta, mulai dari ice breaking, permainan kelompok, terapi seni (art therapy), hingga aksi cap tangan harapan.

Anak-anak setempat terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian sesi, terutama saat aktivitas menggambar dan mewarnai yang menjadi sarana ekspresi diri sekaligus pemulihan psikologis (trauma healing) mereka.

Sebagai penutup program, para relawan membagikan hadiah kepada anak-anak dan melangsungkan sesi foto bersama yang merekam keceriaan serta semangat gotong royong antara relawan dan masyarakat di lokasi huntara.*