Garda Revolusi Iran Klaim Hancurkan Radar Amerika Serikat di Oman

AKURAT.CO Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sejumlah instalasi radar di Oman, termasuk radar pengendali lalu lintas udara milik Amerika Serikat. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari meningkatnya konfrontasi militer antara Teheran dan Washington.

Mengutip pernyataan resmi IRGC, kantor berita ISNA melaporkan bahwa operasi dilakukan pada Jumat (17/7/2026) dini hari dengan menyasar radar kendali angkatan laut di Salameh Rocks serta radar pengendali udara Amerika Serikat di kawasan Ghanem, Oman.

IRGC mengklaim kedua sistem radar tersebut berhasil dihancurkan dalam operasi tersebut. Hingga kini belum ada konfirmasi maupun tanggapan resmi dari pemerintah Oman ataupun militer Amerika Serikat terkait klaim tersebut.

Serangan Terjadi Setelah Gelombang Baru Operasi Militer AS

Klaim Iran muncul sehari setelah Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan selesainya gelombang baru serangan terhadap target-target militer Iran.

Operasi tersebut menjadi malam keenam berturut-turut serangan militer Amerika Serikat yang ditujukan untuk melemahkan kemampuan pertahanan Iran.

Washington sebelumnya menyatakan operasi itu menyasar berbagai fasilitas militer strategis Iran sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan dan melindungi jalur pelayaran internasional.

Konflik Iran-AS Kembali Memanas

Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat sejak Februari lalu ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer bersama terhadap Iran.

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangan rudal dan drone ke sejumlah negara di kawasan Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Meski Iran dan Amerika Serikat sempat menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan bulan lalu untuk meredakan konflik dan membuka jalan menuju perjanjian damai, situasi di lapangan kembali memburuk dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: Anadolu