FPTI Apresiasi Empat Atlet Indonesia yang Tembus Final Lead Asian Games |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, NAGOYA -- Empat atlet panjat tebing Indonesia berhasil menembus babak final nomor lead Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Meski belum berhasil membawa pulang medali, pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Ketua Umum FPTI Yenny Wahid menyampaikan apresiasi tersebut setelah menyaksikan pertandingan lead putra dan putri yang menjadi rangkaian penutup cabang olahraga panjat tebing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Sabtu (3/10/2026).
"Memang kami belum berhasil mempersembahkan medali di kategori lead panjat tebing. Namun saya tetap bersyukur atlet-atlet kami masih masuk ke babak final, karena bagi kami ini adalah lompatan yang luar biasa," kata Yenny di Kinjofuto, Nagoya, Sabtu.
Menurut Yenny, keberhasilan empat atlet Indonesia mencapai final menunjukkan perkembangan kemampuan atlet panjat tebing nasional. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi bagian dari proses panjang untuk meningkatkan daya saing Indonesia di nomor lead.
"Karena tiga sampai empat tahun yang lalu, belum ada yang bisa mencapai final. Jadi ini sesuatu yang luar biasa dan kami sangat bersyukur atlet kita bisa seperti ini. Memang butuh waktu, butuh jam terbang yang lebih banyak lagi," ujarnya.
Salah satu finalis nomor lead putri, Sukma Lintang Cahyani, juga mensyukuri pencapaiannya. Bagi dia, tampil di final Asian Games menjadi pengalaman penting karena persaingan menuju babak tersebut sudah berlangsung ketat sejak fase awal.
Sukma dan Alma Ariella Tsany juga menjadi dua wakil Asia Tenggara yang berhasil mencapai final nomor lead putri dalam kompetisi tersebut.
"Ini pengalaman pertama saya tampil di final Asian Games. Bahkan di World Cup pun maksimal di semifinal, jadi bisa masuk ke final sudah Puji Tuhan sekali," kata Sukma.
Keberhasilan menembus final menjadi catatan positif bagi para atlet Indonesia untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Pengalaman bersaing dengan para pemanjat tebing elite Asia diharapkan dapat menjadi bagian dari proses peningkatan performa nomor lead nasional.
sumber : Antara