FKUB Lampung Selatan tanamkan nilai toleransi lewat program Goes To School
FKUB Lampung Selatan tanamkan nilai toleransi lewat program Goes To School
Selasa, 15 September 2026 19:58 WIB
Ketua FKUB Kabupaten Lampung Selatan Rafiq Udin menggelar sosialisasi kerukunan umat beragama kepada pelajar di SMP Negeri 1 Penengahan, Selasa. ANTARA/HO/FKUB Lampung Selatan
Harapannya generasi muda ini tetap menjaga kerukunan, aman dan damai
Lampung Selatan (ANTARA) - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menanamkan nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama kepada pelajar melalui program FKUB Goes To School guna membentuk generasi muda yang mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman.
Ketua FKUB Kabupaten Lamsel Rafiq Udin di Kalianda, Selasa, mengatakan pendidikan mengenai toleransi dan kerukunan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang kuat dalam menyikapi keberagaman.
“Harapannya generasi muda ini tetap menjaga kerukunan, aman dan damai. Karena tujuan kita mengadakan sosialisasi ini bagaimana kita ini rukun, aman, dan damai,” kata Rafiq Udin.
Menurut dia, program FKUB Goes To School menjadi salah satu sarana untuk memberikan edukasi kepada pelajar mengenai nilai-nilai kerukunan sekaligus memahami regulasi yang mengatur kehidupan beragama di Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk saling menghormati perbedaan agama, keyakinan, suku, budaya maupun latar belakang sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Selain materi mengenai kerukunan umat beragama, FKUB juga memberikan pemahaman tentang empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Menurut dia setiap agama pada dasarnya mengajarkan nilai-nilai kebaikan yang dapat menjadi perekat kehidupan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
“Pada akhirnya mari kita semua kembali kepada agama masing-masing. Karena tidak ada agama yang mengajarkan kepada ketidakbaikan, tetapi mengajarkan kebaikan,” ujarnya.
Wakil Kepala SMP Negeri 1 Penengahan, Rohimi mengapresiasi pelaksanaan program FKUB Goes To School karena pendidikan toleransi memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia sekolah.
Menurut dia, pemahaman mengenai toleransi membantu siswa belajar menghargai perbedaan sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
“Melalui nilai toleransi, anak-anak belajar menghargai perbedaan. Mengasihi sesama manusia akan memberikan kedamaian dalam kehidupan. Diharapkan anak-anak dapat menerapkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.