FKIP ULM miliki seluruh prodi terakreditasi Unggul - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kini memiliki seluruh program studi (prodi) sarjana dan profesi terakreditasi Unggul.

"Terakhir Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) menggenapkan seluruh prodi di FKIP akreditasi Unggul," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bahcri di Banjarmasin, Rabu.

PPG baru saja dinyatakan terakreditasi Unggul oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan (Lamdik) dengan nilai 36,8 melalui Surat Keputusan (SK) Lamdik Nomor 986/SK/LAMDIK/Ak/P/VI/2026.

Sebelumnya, program studi PPG FKIP ULM menjalani proses reakreditasi dari peringkat akreditasi sebelumnya oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan nilai B. 

Rektor mengaku bangga atas capaian prestasi fakultas pencetak calon guru itu dengan meraih akreditasi Unggul untuk  21 prodi sarjana dan satu pendidikan profesi dari 5 jurusan.

"Target berikutnya akreditasi internasional, sembilan prodi telah divisitasi Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (ACQUIN) lembaga akreditasi internasional berbasis di Jerman," ungkapnya.

Dekan FKIP ULM Sunarno Basuki turut menyampaikan rasa syukurnya dan berharap dapat mempertahankan nilai tertinggi akreditasi di masa yang akan datang.

Pejabat Pelaksana Tugas (plt) Ketua Program Studi PPG FKIP ULM yang juga merupakan Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Dharmono ikut menyambut gembira peringkat akreditasi Unggul ini. 

Menurut dia, persiapan sudah dilakukan sejak 2025, dan mulai memaksimalkan kinerja tim task force untuk mempersiapkan dokumen laporan evaluasi diri (LED) sejak 6 bulan sebelumnya. 

“Kami akan fokus untuk menambah kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian berbasis PPG sehingga nilai unggul dapat ditingkatkan ke depannya,” tambahnya.

Pewarta: Firman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.